Monday, September 13, 2010

THINKER BELL 3 : GREAT FAIRY RESCUE

Genre : fantasi
Sutradara : Bradley Raymond
Pengisi suara : Mae Whitman,Michael Sheen,Kristin Chenoweth,Pamela Adlon,Lucy Liu, Jesse McCartney,Raven-Symoné, Jeff Bennett,Rob Paulsen,Faith Prince,Lauren Mote,Angela Bartys
Produksi : Walt Disney
Tanggal rilis : 21 September 2010

Cerita film ini masih berhubungan dengan film pendahulunya yaitu Tinker Bell 1 tetapi dengan Tinker Bell 2 malah tidak ada hubungannya sama sekali.
Pada Tinker Bell 1 diceritakan bahwa peri jenis pengrajin (tinker) termasuk Tinker Bell tidak diijinkan datang ke tempat manusia atau para peri menyebutnya Mainland. Tetapi karena Tinker Bell sudah berjasa besar, maka Ratu Peri mengijinkan peri jenis Tinker ikut ke Mainland bersama peri-peri jenis lainnya.

Pada Tinker Bell 3 ini dijelaskan mengapa peri jenis tinker tidak bisa ikut ke Mainland, hal itu karena peri jenis tinker yang tugasnya memang membuat alat-alat untuk peri jenis lain pasti tidak bisa menahan rasa tertariknya dengan alat-alat buatan manusia dan selalu berusaha menyelidikinya.

Demikian juga ketika Tinker Bell dan Peri Vidia sedang berjalan-jalan di Mainland kemudian bertemu dengan manusia bernama Dr. Griffiths yang sedang mengendarai mobilnya. Naluri Tinker Bell sebagai peri jenis tinker membuatnya langsung tertarik dengan mobil Dr. Griffiths dan berusaha mendekatinya untuk menyelidiki cara kerjanya. Vidia sudah berusaha melarang Tinker Bell karena bisa ketahuan oleh Dr. Griffiths (menurut peraturan, para peri dilarang untuk menampakkan diri pada manusia) tetapi Tinker Bell tetap nekad..

Celakanya, anak Dr. Griffiths yaitu seorang gadis kecil berusia 8 tahun bernama Lizzy sangat terobsesi dengan peri. Lizzy percaya bahwa peri itu ada sehingga ia membuat rumah kecil untuk ditempati peri.
Cerita selanjutnya bisa ditebak, Tinker Bell tertarik dengan rumah kecil buatan Lizzy dan masuk ke dalamnya. Celakanya pintu rumah kecil itu macet sehingga Tinker Bell tidak bisa keluar, bertepatan dengan itu Lizzy datang sehingga ia bisa melihat Tinker Bell kemudian membawa pulang ke rumahnya.
Untungnya Vidia bisa melarikan diri dan kembali ke markas para peri untuk mengajak peri-peri lainnya membebaskan Tinker Bell dari manusia yang menangkapnya.

Pada waktu itu hujan turun dengan lebatnya sehingga para peri tidak bisa terbang karena sayapnya basah, berjalan kaki juga tidak mungkin karena tanah tergenang air yang cukup dalam untuk menenggelamkan peri yang hanya setinggi apel itu.
Untungnya ada 2 peri Tinker yaitu Clank dan Bobble sehingga mereka bisa membuat kapal yang bisa digunakan para peri untuk pergi ke rumah Lizzy dan membebaskan Tinker Bell.

Sementara itu, Lizzy sudah sampai di rumah dan akan menunjukkan Tinker Bell kepada ayahnya tetapi untung Lizzy membatalkan niatnya itu karena melihat ayahnya yaitu Dr. Griffiths yang ahli biologi itu suka mengawetkan kupu-kupu. Lizzy tidak tega jika Tinker Bell dibunuh kemudian diawetkan seperti kupu-kupu.

Perkembangan berikutnya ternyata menyenangkan karena Lizzy dan Tinker Bell bisa akrab dan bersahabat. Memang ada sedikit halangan berkomunikasi karena walaupun bahasa manusia dan peri sama tetapi manusia tidak bisa mendengar suara peri, jika peri berbicara suaranya hanya seperti dentingan lonceng bagi manusia, tetapi hal itu tidak menjadi masalah karena Tinker Bell bisa bicara dengan bahasa isyarat.
Lizzy sebenarnya mengijinkan Tinker Bell untuk pulang ke markas peri tetapi karena hujan lebat masih belum reda, Tinker Bell untuk sementara berteduh di rumah Lizzy.

Tinker Bell dan Lizzy bermain bersama. Tinker Bell menceritakan kehidupan para peri kemudian Lizzy mencatatnya di sebuah buku. Tidak hanya itu, Tinker Bell memberikan serbuk ajaibnya kepada Lizzy sehingga Lizzy bisa terbang seperti peri.
Betapa bahagianya Lizzy waktu itu.

Tetapi lagi-lagi sifat pemarah dan ceroboh Tinker Bell membawa masalah. Pada waktu itu Lizzy menunjukkan buku tentang peri yang dibuatnya bersama Tinker Bell pada Dr. Griffiths. Sebagai ilmuwan, Dr. Griffiths tentu saja tidak percaya pada tulisan Lizzy tentang peri bahkan Dr. Griffiths menuduh Lizzy telah berhalusinasi.
Mendengar sahabatnya dimarahi, Tinker Bell terbawa emosi, tanpa sadar ia menampakkan diri pada Dr. Griffiths kemudian membela Lizzy.
Sekarang ada satu lagi manusia telah melihat peri yaitu Dr. Griffiths.

Pemikiran Dr. Griffiths sebagai ilmuwan tentu saja berbeda dengan Lizzy si gadis kecil. Wujud Tinker Bell yang aneh itu tentu saja merupakan bahan penelitian yang menarik bagi Dr. Griffiths, jika dipublikasikan pasti nama Dr. Griffiths akan sangat terkenal sebagai penemu peri.
Diam-diam Dr. Griffiths menyiapkan tabung untuk menangkap Tinker Bell tetapi pada saat itu teman-teman peri Tinker Bell sudah sampai di rumah Dr. Griffith dan melihat Dr. Griffiths akan menangkap Tinker Bell.
Vidia mendorong Tinker Bell sehingga lolos dari tangkapan Dr. Griffiths tetapi akibatnya Vidia yang tertangkap dan dimasukkan dalam tabung kaca.
Dr. Griffiths kemudian membawa Vidia ke museum di London dengan naik mobil.
Lizzy, tinker Bell dan teman-teman perinya tentu saja tidak tinggal diam. Para peri memberi serbuk ajaib kepada Lizzy sehingga bisa terbang kemudian bersama-sama terbang mengejar Dr. Griffiths.

Dengan terbang, Dr. Griffiths memang terkejar bahkan Tinker Bell dengan keahliannya sebagai peri tinker bisa merusak mobil Dr. Griffiths sehingga mogok. Tetapi terlambat, Dr. Griffiths sudah sampai di pintu museum dan siap menyiarkan hasil penemuannya tentang peri.
Tapi untunglah Lizzy dan para peri bisa membujuk Dr. Griffiths agar tidak memberitahukan keberadaan peri pada manusia. Dr. Griffiths akhirnya luluh hatinya dan membebaskan Vidia kemudian bersama-sama pulang ke rumah.

Akhirnya Dr. Griffiths dan Lizzy sepakat untuk tetap merahasiakan keberadaan peri pada manusia lain, maka terjalinlah persahabatan pertama antara manusia dan peri.

Opini saya tentang film ini :
Menurut saya film ini lebih mantap dari film pendahulunya yaitu tinker Bell 1 dan 2 (sinopsisnya juga sudah saya buat di blog ini).
Gambar 3D nya cukup indah dan realistic ditunjang dengan musiknya yang juga indah dan sangat sesuai dengan jalan cerita sehingga terasa tidak hanya mata yang dimanjakan oleh film ini tetapi juga telinga.

Thursday, September 2, 2010

THE ANT BULLY

Genre : Komedi Fantasi
Sutradara : John A. Davis John A. Davis
Pengisi suara : Zach Tyler Eisen, Julia Roberts,Nicolas Cage,Meryl Streep,Paul Giamatti ,Regina King ,Bruce Campbell,Lily Tomlin
Studio : Legendary Pictures,DNA Productions,Playtone
Distributor : Warner Bros
Durasi : 89 menit
Tanggal rilis : 28 Juli 2006

Lucas Nikel adalah seorang anak berusia 10 tahun yang sangat kesepian. Apalagi ketika kedua orang tuanya pergi berlibur ke Puerto Vallarta untuk merayakan ulang tahun perkawinannya.
Di rumah memang ada kakak perempuan Lucas yang bernama Tiffany Nikel dan nenek Lucas yang biasa dipanggil Mommo. Tetapi mereka berdua kurang memperhatikan Lucas karena Tiffany sibuk dengan handphonenya sedangkan Mommo juga sibuk dengan hal-hal yang berhubungan dengan UFO dan Alien.



Untuk menghilangkan rasa kesepiannya, Lucas mencoba bergaul dengan teman-teman sebayanya tetapi hal itu juga gagal. Tubuh Lucas yang kecil membuat Lucas sering diganggu oleh temannya yang berbadan besar bernama Mullet Boy.
Mullet Boy sering menghina Lucas dengan ucapan “I am big and you are small” (saya besar dan kamu kecil). Anak-anak lain tidak ada yang berani membela Lucas karena takut dengan badan Mullet Boy yang besar.

Lucas melampiaskan kekesalannya pada Mullet Boy dengan mengganggu semut-semut yang bersarang di halaman rumahnya. Lucas sering menembak sarang semut itu dengan pistol air bahkan menyemprotnya dengan selang air sambil berkata “I am big and you are small”. Hal itu tentu saja sangat menganggu para semut sehingga mereka menjuluki Lucas sebagai The Destroyer (Si Penghancur).
Tetapi Lucas tidak menyadarinya bahkan Lucas sudah mengontrak seorang pembasmi serangga bernama Stan Beals untuk menyemprot pestisida di halaman rumah Lucas.

Para semut merasa jengkel dengan ulah Lucas tetapi mereka sadar bahwa tidak mungkin melawan Lucas. Akhirnya seorang ahli sihir para semut yang bernama Zoc mendapat ide cemerlang untuk mengalahkan Lucas.
Zoc berhasil membuat ramuan yang bisa mengkerutkan tubuh manusia menjadi sekecil semut dan Zoc juga berhasil memasukkan ramuan itu ke tubuh Lucas melalui telinganya ketika Lucas sedang tidur.
Setelah tubuh Lucas mengecil menjadi seukuran semut, Zoc dan teman-temannya segera membawa Lucas ke sarang semut.

Di sarang semut, Lucas dihadapkan ke pengadilan semut yang dipimpin oleh ratu semut. Para semut menuntut agar Lucas dihukum mati tetapi untung Sang Ratu Semut masih mempunyai belas kasih, Lucas tidak dihukum mati tetapi diharuskan menjalani kerja paksa di dunia semut.
Lucas akan dibebaskan jika ia sudah bisa bekerja seperti semut sehingga bisa memahami betapa sulitnya menjadi semut. Ratu Semut menunjuk istri Zoc yang bernama Hova untuk melatih Lucas agar bisa bekerja seperti semut.

Lucas tentu saja sangat kesulitan untuk bekerja seperti semut biarpun sudah didampingi oleh Hova karena struktur tubuhnya sebagai manusia sangat berbeda dengan tubuh semut yang berkaki 6 dan bisa merayap di tembok.
Tetapi akhirnya Lucas bisa menarik simpati para semut dan dianggap pahlawan ketika sarang semut diserang oleh para tawon pemangsa semut. Lucas berhasil meledakkan sebuah mercon sehingga para tawon pemangsa semut terbang ketakutan.

Sekarang semua semut bersimpati kepada Lucas tetapi sayangnya ada seekor semut yang masih benci kepada Lucas yaitu Zoc si ahli sihir. Zoc masih menganggap Lucas sebagai musuh karena sempat melihat Lucas lari meninggalkan Hova ketika Hova tertangkap oleh seekor tawon pemangsa semut. Setelah itu Lucas memang berhasil meledakkan mercon yang membuat para tawon pemangsa semut lari ketakutan tetapi Zoc tetap benci kepada Lucas.
Tetapi untunglah kebencian Zoc kepada Lucas bisa hilang karena melihat betapa gigihnya Lucas belajar menjadi semut termasuk belajar merayap di tembok. Bahkan Zoc yang membebaskan Lucas ketika Lucas ditelan oleh seekor kodok.

Lucas sudah diterima oleh para semut tetapi Lucas ingat bahwa ia pernah mengontrak Stan Beals si pembasmi serangga untuk menyemprotkan pestisida yang bisa membunuh semua serangga di halaman rumahnya termasuk para semut sahabatnya.
Lucas sudah berusaha mengajak beberapa sahabat semutnya masuk ke rumah Lucas kemudian Lucas dengan susah payah menelepon Stan Beals untuk membatalkan kontrak pembasmian serangga. Tetapi hal itu gagal karena Lucas salah menelepon penjual pizza.

Akibatnya keesokan paginya Stan Beals datang dengan peralatan penyemprot pestisidanya dan siap membunuh para serangga. Pada awalnya para semut gembira karena Stan Beals datang dengan mobil yang dihiasi boneka semut raksasa. Para semut mengira boneka semut raksasa itu adalah nenek moyang para semut.
Para semut memang percaya bahwa suatu ketika nenek moyang para semut akan datang dan membawa kemakmuran bagi para semut.

Tetapi Lucas berhasil membenarkan kesalah pahaman para semut. Akibatnya para semut panik dan siap menghukum mati Lucas karena Lucas yang memanggil Stan Beals si pembasmi serangga.
Untunglah Lucas bisa dibebaskan setelah menemukan ide cemerlang untuk mengalahkan Stan Beals. Lucas menyarankan agar Zoc menggunakan ramuan pengkerutnya untuk mengkerutkan tubuh Stan Beals. Hal itu tentu saja sangat sulit bahkan mustahil karena para semut tidak mungkin memasukkan ramuan Zoc ke telinga Stan Beals yang tingginya ribuan kali tinggi tubuh semut itu.

Akhirnya Lucas menemukan ide cemerlang lagi tetapi sangat berbahaya yaitu dengan minta bantuan tawon pemangsa semut yang bisa terbang.
Lucas dan Zoc datang ke sarang tawon pemangsa semut dan menawarkan kerjasama. Pada awalnya para tawon pemangsa semut menolak tawaran kerjasama itu bahkan berniat memakan Zoc dan Lucas.
Tetapi untungnya pada saat itu salah satu tawon pemangsa serangga tewas terkena semprotan pestisida Stan Beals sehingga membuat para tawon pemangsa semut setuju dengan tawaran Zoc dan Lucas.


Lucas dan para semut naik tawon pemangsa semut dengan membawa penyemprot ramuan Zoc kemudian terbang ke telinga Stan Beals.
Tetapi sangat sulit untuk memasukkan ramuan Zoc ke telinga Stan Beals karena Stan Beals terus menyemprotkan pestisidanya ke arah para serangga sehingga banyak yang tewas. Lebih gawat lagi, Stan Beals memakai penutup telinga.

Tetapi untunglah sahabat Lucas yaitu 2 ekor kumbang berhasil masuk ke celana Stan Beals kemudian dengan sengatnya berhasil menyuntikkan ramuan Zoc  ke tubuh Stan Beals. Akibatnya tubuh Stan Beals mengkerut menjadi sebesar anak-anak berumur 10 tahun dan tidak lagi kuat mengangkat alat penyemprot pestisida.
Apalagi para tawon menyerang Stan Beals dengan sengatannya sehingga Stan Beals lari ketakutan.

Lucas kembali menjadi pahlawan sehingga membuat Ratu Semut merasa hukumannya untuk Lucas selesai. Zoc memberi ramuan lagi kepada Lucas sehingga tubuh Lucas bisa kembali membesar menjadi berukuran manusia normal.

Biarpun sudah menjadi manusia normal, Lucas tetap tidak melupakan sahabatnya para semut, Lucas sering memberikan permennya kepada para semut. Tidak hanya itu, Lucas juga bisa membebaskan anak-anak lainnya dari penindasan Mullet Boy si tubuh besar.

Pada awalnya anak-anak takut dengan tubuh Mullet Boy yang besar apalagi Mullet Boy mengeluarkan slogan ancamannya yaitu “I am big and you are small”.
Tetapi Lucas bisa membuat slogan tandingan yang bisa membakar semangat anak-anak lain yaitu : “Yes, I am small and we are small but together we are big” (saya memang kecil, kami semua juga kecil tetapi jika bersama-sama kami bisa besar).

Para anak-anak terbakar semangatnya sehingga sepakat mengeroyok Mullet Boy yang selama ini menindasnya, akibatnya Mullet Boy lari ketakutan dan tidak lagi berani mengganggu anak-anak lainnya.

Opini saya tentang film ini :
Dari sinopsis yang sudah saya ceritakan sudah terlihat bahwa cerita film ini seru kan? Gambar 3D nya juga cukup bagus karena menggunakan teknologi animasi IMAX 3D yang juga digunakan pada film Polar Express, Monster vs Aliens, Avatar dan Toy Story 3.
Tetapi di pasaran film ini dinilai kurang sukses karena dari biaya pembuatannya yang mencapai 50 juta dolar amerika, film ini hanya menghasilkan pemasukan kotor sebesar 55 juta dolar amerika. Mungkin hal itu karena di pasaran sudah ada film animasi dengan tema semut juga yaitu ANTZ dan A Bug's Life

Sunday, August 15, 2010

SUNSHINE BARRY AND THE DISCO WORM

Genre : komedi
Sutradara : Thomas Borch Nielsen
Pengisi suara : Peter Frödin, Trine Dyrholm, Lars Hjortshøj, Troels Lyby, Helle Dolleris, Birthe Neumann, Peter Hesse Overgaard, Henning Jensen, Olaf Nielsen, Kim Hagen Jensen, Tonni Zinck, Casper Byriel Svane, Kirsten Skytte, Margit Rosenaa
Tanggal rilis : 10 Oktober 2008
Durasi : 75 menit

Film ini menceritakan perjuangan seekor cacing muda bernama Barry untuk mencapai cita-citanya menjadi juara lomba musik. Pada waktu itu cacing sering diremehkan oleh binatang-binatang lainnya karena bentuk tubuhnya yang sangat sederhana dan cacing berada pada tingkatan terendah pada rantai makanan, cacing hanya makan tanah.

Demikian juga dengan Barry dan sahabatnya yang bernama Tito, mereka sering dihina oleh teman-temannya yang merupakan binatang jenis serangga.
Barry juga semakin merasa tertekan karena ibunya menuntut Barry untuk berprestasi menjadi pegawai kantoran yang berkedudukan tinggi, padahal Barry merasa tidak berbakat pada hal itu.
Barry lebih tertarik pada musik terutama musik disco.

Barry semakin ingin menjadi pemusik karena melihat cacing betina yang selama ini ditaksirnya yaitu Gloria tergila-gila pada kumbang penyanyi bernama Tony Dean.
Barry semakin mantap pada cita-citanya ketika menemukan CD disco koleksi ayahnya. Maka secara diam-diam tanpa sepengetahuan ibunya, Barry berlatih disco. Suatu hal yang sangat sulit bahkan hampir mustahil karena cacing dengan struktur tubuhnya yang sangat sederhana tentu saja sangat sulit untuk menari disco atau boogie.

Kebetulan di kota Barry diadakan lomba musik yang berhadiah 10.000 dollar. Maka Barry segera bekerja keras untuk membentuk grup musik disco.
Barry meminjam uang 1000 dolar pada Tito untuk membeli alat-alat musik bekas sekaligus menjadikan Tito sebagai pemain bas, Barry sendiri akan menjadi drummer merangkap vocalis.
Barry kemudian memasang poster-poster untuk mencari personel musik lainnya tetapi betapa kecewanya Barry karena tidak ada yang mau mendaftar menjadi personel grup musiknya.

Tetapi akhirnya Barry mendapat 2 personel musik walaupun kemampuannya lagi-lagi mengecewakan yaitu :
- Jimmy sebagai gitaris tetapi ia lebih cocok sebagai gitaris musik rock daripada disco.
- Gloria sebagai vokalis, Barry sempat merasa senang karena selama ini ia memang jatuh cinta pada Gloria tetapi kemudian kecewa karena suara Gloria ternyata sumbang.
Tetapi karena tidak ada lagi yang mau mendaftar sebagai personel grup musiknya, Barry terpaksa menerima mereka dan berlatih musik di kantor tempat Barry bekerja pada malam hari secara diam-diam karena semua karyawan kantor dilarang bermusik disco yang dianggap tidak sesuai dengan misi dan visi perusahaan .

Karena personel-personelnya kurang berbakat, musik yang dihasilkan dari grup musik Barry yang diberi nama “Sunshine Barry and The Discoworm” itu tentu saja kacau balau dan sama sekali tidak enak didengar

Keadaan semakin menegangkan karena ketika sedang berlatih, Barry dan kawan-kawan ketahuan pimpinan perusahaan yaitu seorang cacing betina bernama Donna.
Tetapi terjadi hal diluar dugaan, Donna ternyata diam-diam juga penggemar musik disco..!

Donna segera bergabung dengan grup musik Barry dan yang lebih menggembirakan, Donna ternyata sangat ahli pada musik disco kemudian segera melakukan perubahan besar yaitu Barry dipindah menjadi pemain keyboard merangkap vocalis sedangkan drum akan dimainkan oleh Donna sendiri.
Selain itu, Donna berhasil mengatur suara yang dihasilkan dari sound system sehingga suara bas dari Tito lebih enak didengar, suara gitar dari Jimmy jadi bercorak disco bukan rock dan suara vocal dari Gloria terdengar merdu.
Sekarang musik yang dihasilkan dari grup musik Barry menjadi enak didengar dan siap ikut lomba.

Tetapi betapa hancur hati Barry karena ternyata grup musiknya ditolak ikut lomba musik karena cacing dengan bentuk tubuhnya yang sederhana dianggap tidak pantas jadi superstar.
Barry dan grup musiknya tidak menyerah, mereka mencoba mendaftar lagi dengan menyamar sebagai serangga tetapi sayangnya ketika sedang berlatih di kantor secara diam-diam mereka ketahuan oleh Direktur perusahaan.
Barry dan kawan-kawan diusir dari kantor. Lebih gawat lagi, Barry dan kawan-kawan tertangkap oleh manusia untuk dijadikan umpan pancing.

Musibah itu ternyata membawa berkah. Ketika Barry dan kawan-kawan berada di tempat penyimpanan cacing untuk umpan ikan, Gloria mencoba menghilangkan kesedihannya dengan menyanyi lagu sedih.
Terjadi keajaiban, karena lagu sedih itu dinyanyikan Gloria dengan penuh perasaan, suara Gloria tidak lagi sumbang. Hal itu tentu saja membuat Grup musik Barry semakin kuat tetapi semua itu sia-sia saja karena sebentar lagi mereka akan mati sebagai umpan ikan.

Tetapi dengan kecerdikan dan keberaniannya, Barry dan kawan-kawan bisa melarikan diri dari manusia dan bisa kembali ke kotanya.

Akhirnya lomba musik dimulai, biarpun sudah dilarang untuk ikut lomba tetapi Barry dan kawan-kawan tidak menyerah, mereka tetap berada di tempat lomba dan siap untuk tampil.
Dan memang kesempatan itu datang, Tony Dean si kumbang penyanyi juga ikut lomba musik itu. Ternyata selama ini Tony Dean berbuat curang yaitu menggunakan trik lipsync ketika bernyanyi (hanya menggerak-gerakkan bibir seolah bernyanyi padahal suara yang dipakai adalah suara orang lain).
Gloria dengan kecantikannya berhasil merayu Tony Dean sehingga trik lipsyncnya terbongkar. Para penonton tentu saja marah, akhirnya untuk meredakan amarah penonton, panitia lomba menyuruh grup musik Barry untuk tampil.

Ternyata penampilan Barry dan kawan-kawan benar-benar luar biasa, mereka bisa membuat penonton terhanyut dan ikut bergoyang disco. Serangga-serangga yang selama ini selalu menghina Barry dan siap untuk melempari Barry ternyata tidak tahan untuk ikut menari disco, bahkan para juri juga ikut bergoyang disco.

Dengan penampilannya yang hebat, seharusnya grup musik Barry yang menjadi juara tetapi Barry kembali kecewa karena yang menjadi juara adalah grup musik lain.
Ternyata Tony Dean yang sakit hati karena tipuan lipsyncnya dibongkar oleh grup musik Barry menyuap para juri agar tidak memenangkan Barry.

Dengan perasaan sangat kecewa, Barry dan kawan-kawan pulang ke kampung cacing. Tetapi biarpun kalah, Barry dan kawan-kawan disambut oleh masyarakat cacing dan dianggap sebagai pahlawan.
Ternyata selama ini Barry dan kawan-kawan adalah peserta lomba musik yang pertama dari binatang cacing. Apalagi mereka bisa mendapat sambutan meriah dari penonton.
Dan yang membuat Barry merasa sangat bahagia, ibunya sangat bangga kepada Barry sehingga merestui Barry untuk menjadi pemusik dan tidak memaksanya lagi menjadi pegawai kantoran.

Barry dan kawan-kawan kembali memainkan musiknya dan menghibur semua warga cacing, Superstar disco baru telah lahir, SUNSHINE BARRY AND THE DISCOWORM…

Opini saya tentang film ini :
Film ini berasal dari Denmark dan judul aslinya adalah : Disco Ormene. Saya salut pada para animatornya karena bisa membuat cacing, binatang yang bentuknya sangat sederhana bahkan menjijikkan menjadi tokoh kartun yang lucu.

Tapi yang penting adalah pesan moral dari film ini yaitu agar kita jangan mudah menyerah dalam menggapai cita-cita. Walaupun akhirnya gagal, tetapi jika kita berusaha dengan sungguh-sungguh dan tanpa dengan cara jahat tentunya, pasti akan membuahkan hasil, bahkan hasil itu bisa lebih memuaskan dari target yang kita cita-citakan.

Pada film ini dicontohkan Barry yang mati-matian mengejar cita-citanya menjadi juara lomba musik (bahkan sampai hampir benar-benar mati sebagai umpan ikan).
Pada akhirnya Barry memang gagal jadi juara tapi mendapat ganti yaitu menjadi superstar para cacing, hal itu tentu saja lebih hebat daripada sekedar menjadi juara lomba musik kan?

Saya jadi ingat cuplikan lirik lagu berjudul JANGAN MENYERAH yang dinyanyikan grup musik DMASIV :


Tetap jalani hidup ini, perlakukan yang terbaik
Tuhan pasti akan menunjukkan kebesaran dan kuasaNya
Bagi hambaNya yang sabar dan tak kenal putus asa…

Tuesday, July 6, 2010

TOY STORY 3

Genre : komedi
Sutradara : Lee Unkrich
Pemain : Tom Hanks,Tim Allen,Joan Cusack,Ned Beatty,Don Rickles,Michael Keaton,Wallace Shawn,John Ratzenberger,Estelle Harris,John Morris,Jodi Benson,Emily Hahn,Laurie Metcalf,Blake Clark
Produksi : Walt Disney Pictures
Studio : Pixar Animation Studios
Tanggal rilis : 18 Juni 2010
Durasi : 103 menit

Seperti film pendahulunya yaitu Toy Story 1 dan 2, film ini masih bercerita tentang boneka-boneka yang bisa hidup ketika tidak dilihat oleh manusia. Tokoh-tokohnya juga masih sama yaitu Woody si boneka cowboy Lucky Luke bersama teman-temannya yaitu Buzz boneka astronot, Jessie boneka koboi wanita, Rex boneka dinosaurus, suami istri boneka kentang Mr dan Mrs. Potatoes, Hamm boneka celengan babi, Slinky boneka anjing serta Squeeze si boneka alien kembar 3.

Yang membedakan adalah pemilik mereka yaitu Andy sudah bukan anak-anak lagi tetapi sudah berusia 17 tahun dan siap untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinngi yang terletak di kota lain.
Karena tidak mungkin membawa semua bonekanya, Andy hanya membawa boneka kesayangannya yaitu Woody sedangkan boneka-boneka lainnya dimasukkan ke dalam karung untuk dimasukkan ke gudang, ikut juga dimasukkan ke dalam karung boneka Barbie koleksi adik perempuan Andy.
Terjadi kesalah pahaman. Ibu Andy mengira karung berisi boneka-boneka itu akan dibuang Andy sehingga ia membuangnya ke tempat sampah.

Boneka teman-teman Woody tentu saja merasa sedih karena merasa sudah dibuang oleh Andy maka daripada hanya dibuang di tempat sampah, mereka berpindah ke truk yang mengangkut barang-barang yang akan disumbangkan ke panti asuhan Sunnyside Daycare. Karena rasa setia-kawannya, Woody mengikuti teman-temannya ke Sunnyside Daycare.

Sesampainya di Sunnyside Daycare, Woody dan kawan-kawan disambut dengan hangat oleh boneka-boneka penghuni Sunnyside Daycare yang dipimpin oleh Lotso si boneka beruang. Hal itu tentu saja membuat teman-teman Woody merasa betah di Sunnyside Daycare apalagi Barbie bertemu dengan pasangannya yaitu boneka Ken.

Woody sudah berusaha menjelaskan kepada teman-temannya bahwa Andy tidak bermaksud membuang mereka dan mengajak untuk kembali kepada Andy tetapi sia-sia karena teman-teman Woody merasa lebih bahagia di Sunnyside Daycare.
Akhirnya Woody sendirian kembali ke tempat Andy tetapi ketika sedang dalam perjalanan, Woody ditemukan oleh seorang anak perempuan bernama Bonnie kemudian Woody dijadikan salah satu koleksi boneka mainannya.

Ternyata perkiraan teman-teman Woody meleset. Sunnyside Daycare Dibagi 2 ruang yaitu Butterfly Room yang dihuni oleh anak-anak yang sayang kepada boneka sehingga memperlakukannya dengan lemah lembut dan Caterpillar Room yang dihuni oleh anak-anak yang lebih muda dan memperlakukan boneka mainannya dengan kasar.
Sialnya, teman-teman Woody ditempatkan di Caterpillar Room yang dihuni oleh anak-anak yang kasar kepada bonekanya.
Nasib Woody lebih beruntung, karena ia berada di rumah Bonnie yang memperlakukan bonekanya dengan baik.

Nasib teman-teman Woody lebih menyedihkan lagi karena Lotso akhirnya menampilkan sifat aslinya. Lotso bersama boneka-boneka lain yang lebih kuat yaitu boneka bayi raksasa dan Ken pasangan Barbie serta boneka-boneka kuat lainnya ternyata memperlakukan boneka-boneka lain yang lebih lemah dengan kejam.
Buzz yang meminta agar Lotso dirinya dan teman-temannya dipindah ke Butterfly Room malah ditangkap oleh Lotso dan anak buahnya.
Tidak hanya itu, Lotso bisa mengubah ingatan Buzz sehingga menjadi boneka yang kejam sehingga bisa menjadi salah satu anak buahnya. Kemudian dengan kekuatan dan ketangkasannya, Buzz menangkap teman-teman bonekanya lalu memasukkannya ke dalam penjara.

Karena rumah Bonnie berada di dekat Sunnyside Daycare dan di rumah Bonnie juga ada bekas teman Lotso yaitu Chuckles si boneka badut, Woody bisa mengetahui nasib teman-temannya yang menyedihkan.
Dari Chuckles, Woody juga bisa tahu bahwa Lotso bisa menjadi jahat karena ia merasa sakit hati akibat dibuang oleh pemiliknya seorang anak perempuan bernama Daisy dan akhirnya terdampar di Sunnyside Daycare.

Sementara itu di Sunnyside Daycare, dengan mata ajaib dari Mrs. Potatoes akhirnya teman-teman Woody tahu bahwa Andy sedang mencari mereka. Akhirnya mereka sadar bahwa Andy tidak bermaksud membuang mereka sehingga mereka berusaha melarikan diri untuk kembali ke tempat Andy tetapi selalu gagal karena penjagaan Lotso dan anak buahnya yang ketat.

Berkat bantuan Chatter si boneka telepon yang merupakan boneka paling tua di Sunnyside Daycare sehingga mengetahui seluk-beluk Sunnyside Daycare, Woody bisa membebaskan teman-temannya dengan menumpang truk pembuangan sampah. Tidak hanya itu, Woody juga berhasil mengembalikan ingatan Buzz sehingga bisa kembali menjadi teman mereka.
Lotso berusaha mengejar tetapi ia malah terbawa bersama Woody dan kawan-kawan di truk pembuangan sampah.

Tetapi bahaya kembali menghadang karena mereka terbawa ke tempat penghancuran sampah dan siap untuk dihancurkan. Lotso yang juga terbawa bersama mereka sebenarnya bisa mematikan tombol untuk mematikan mesin penghancur sampah tetapi ia malah berkhianat dan melarikan diri.
Woody dan teman-temannya bergandengan tangan dan pasrah saja untuk dihancurkan. Untungnya ternyata 3 boneka andy yaitu 3 alien kembar bisa membebaskan mereka dengan menciduknya dengan mesin pengambil sampah.
Akhirnya Woody dan teman-temannya bisa kembali ke tempat Andy.

Tetapi timbul masalah baru karena bagaimanapun juga Woody tetap akan berpisah dengan teman-temannya, Woody akan dibawa Andy ke tempat kuliahnya sedang teman-temannya disimpan di gudang rumah.
Akhirnya Woody menemukan ide cemerlang, Ia bersama-sama temannya masuk ke dalam sebuah kardus tetapi sebelumnya Woody menulis di kardus itu bahwa kardus itu akan disumbangkan kepada Bonnie.

Karena mengira tulisan di kardus itu ditulis oleh ibunya, Andy menyumbangkan boneka-bonekanya kepada Bonnie yang kebetulan adalah saudaranya.
Akhirnya Woody tetap bisa bersatu dengan teman-temannya di rumah Bonnie.

Opini saya tentang film ini :
Film ini asyik juga, tidak kalah dengan film pendahulunya yaitu Toy Story 1 dan 2. Gambar 3D nya indah dan realistis, maklum buatan Pixar. Selain itu ceritanya juga tidak hanya seru dan lucu tetapi juga diselingi adegan mengharukan yang benar-benar menyentuh perasaan.
Tidak heran film ini bisa jadi box office.

Monday, May 24, 2010

DELGO

Sutradara : Marc F. Adler,Jason Maurer
Pengisi suara : Freddie Prinze, Jr.,Jennifer Love Hewitt,Anne Bancroft,Chris Kattan,Val Kilmer,Malcolm McDowell,Louis Gossett, Jr.,Michael Clarke Duncan,Eric Idle,Kelly Ripa,Burt Reynolds
Tanggal rilis : 12 Desember 2008
Durasi : 95 menit

Planet Jhamora dihuni oleh 2 ras manusia yaitu ras lockni yang tidak bersayap dan ras Nohrin yang mempunyai sayap sehingga bisa terbang.
Biarpun ras Nohrin merupakan ras pendatang di Jhamora tetapi ras Nohrin dan ras Lockni bisa hidup berdampingan dengan damai.
Masalah terjadi ketika pemimpin ras Nohrin yaitu Raja Zahn sibuk merawat putrinya yang masih bayi bernama Putri Kyla. Karena terlalu sibuk merawat bayinya, Raja Zahn tidak sempat menjalankan pemerintahan dan untuk sementara menyerahkan kepemimpinannya pada adik perempuannya yang bernama Sedessa.

Sedessa ternyata sangat haus kekuasaan dan kejam. Sedessa memerintahkan tentara-tentaranya membantai ras Nohrin untuk merebut tanahnya.
Untungnya Raja Zahn sadar dengan kesalahannya. Mengetahui betapa kejamnya Sedessa, Raja Zahn mengusir Sedessa dari kerajaan. Raja Zahn kembali memerintah ras Nohrin sehingga ras Nohrin dan ras Lockni kembali bisa hidup berdampingan dengan damai.

Sedessa sangat sakit hati dengan perlakuan kakaknya maka Sedessa berusaha meracuni anak Raja Kahn yaitu Putri Kyla. Untungnya perbuatan Sedessa itu berhasil diketahui dan dicegah oleh Raja Zahn.
Karena kesalahan yang sangat berat yaitu pembunuhan dan pengkhianatan, Sedessa dihukum dengan dipotong sayapnya kemudian diasingkan ditempat yang terpencil.

Lima belas tahun kemudian, 2 remaja Lockni yang bernama Delgo dan Filo tanpa sengaja bermain terlalu jauh dan masuk ke wilayah ras Nohrin. Delgo memang sempat berkenalan dengan Putri Kyla dan mereka saling jatuh cinta, tetapi 2 pengawal Putri Kyla yaitu Jendral Bogardus dan Kolonel Raius menangkap Delgo dan Filo karena menganggap kedua remaja Lockni itu telah melanggar peraturan dengan masuk ke wilayah Nohrin.
Delgo dan Filo hampir dipenjara, untungnya Putri Kyla bisa mencegahnya.

Tetapi hubungan Delgo dan Putri Kyla itu ternyata membawa bencana karena ternyata Kolonel Raius secara diam-diam menjalin hubungan dengan Sedessa yang masih dendam kepada Raja Zahn.
Kolonel Raius dan Sedessa mendapat ide untuk menggunakan hubungan Delgo dan Putri Kyla untuk memecah belah ras Nohrin dan Lockni.

Rencana pertama Sedessa dan Kolonel Raius berjalan lancar. Dengan memanfaatkan kelemahan Jendral Bogardus sang pimpinan tertinggi angkatan perang Nohrin yaitu gila judi, Kolonel Raius berhasil menjebak Jendral Bogardus sehingga Jendral Bogardus menjadikan semua senjata angkatan perang Nohrin sebagai taruhan judi dan ternyata Jendral Bogardus kalah judi.
Karena kesalahannya yang berat itu, Jendral Bogardus dipenjara kemudian Kolonel Raius naik pangkat menjadi Jendral untuk menggantikan Jendral Bogardus sebagai panglima Angkatan Perang Nohrin.

Rencana Kedua Sedesa dan Raius juga sukses, mereka berdua berhasil menculik Delgo, Filo dan Putri Kyla kemudian menyebar fitnah bahwa ras Nohrin yang menculik Delgo dan Filo sedangkan Putri Kyla diculik oleh ras Lockni.
Akibatnya ras Lockni dan ras Nohrin marah besar kemudian saling menyatakan perang

Untunglah Delgo dan Filo dipenjara bersama Jendral Bogardus. Delgo berhasil bekerja sama dengan Jendral Bogardus dan berhasil melarikan diri dari penjara. Tidak hanya itu, mereka bertiga juga berhasil menemukan tempat Sedessa menawan Putri Kyla.
Delgo, Filo dan Jendral Bogardus memang berhasil membebaskan Putri Kyla tetapi sudah terlambat. Tidak hanya karena ras Lockni dan Nohrin sudah berperang tetapi Sedessa juga berhasil mengajak para manusia Nohrin yang diasingkan bersamanya sehingga menjadi sebuah angkatan perang dan siap merebut tahta Raja Zahn.

Keadaan menjadi semakin gawat karena Sedessa berusaha “memancing di air keruh” dengan berpura-pura menyuruh pasukannya membantu pasukan Nohrin melawan pasukan Lockni, padahal jika pasukan Lockni sudah kalah, ia dan pasukannya akan berbalik menyerang pasukan Nohrin untuk menggulingkan Raja Zahn.

Tetapi Delgo, Filo dan Putri Kyla tidak menyerah. Biarpun Jendral Bogardus gugur, mereka tetap berusaha menghentikan pertempuran.
Filo berhasil memancing binatang-binatang raksasa untuk marah kemudian menyerang pasukan Sedessa sedangkan Putri Kyla dan para tentara Nohrin yang masih setia kepadanya membawa para Nohrin dan Lockni terbang sehingga bisa bebas dari amukan binatang-binatang raksasa itu.

Akhirnya perang berhasil dihentikan dan terbongkarlah fitnah yang disebarkan oleh Sedessa dan Raius.
Ras Nohrin dan Lockni kembali hidup berdampingan dengan damai.

Opini saya tentang film ini :
Seru juga film ini, tidak hanya jalan ceritanya yang bagus tetapi gambar 3Dnya juga indah dan realistis.
Selain itu ada kalimat dari sebuah adegan yang berkesan bagi saya yaitu :
Ketika itu Sedessa yang sudah kalah hampir masuk ke jurang kemudian minta tolong kepada Delgo.
Delgo hampir tidak mau menolong karena ingat bahwa Sedessa yang telah memerintahkan tentaranya membunuh orang tua Delgo.
Tetapi akhirnya Delgo bersedia menolong Sedessa karena teringat perkataan almarhum ayahnya yaitu :
“KITA TIDAK BISA MENGUBAH MASA LALU TETAPI KITA BISA BELAJAR DARINYA, JIKA YANG LAIN BELAJAR UNTUK BALAS DENDAM, YANG LAIN HARUS BELAJAR UNTUK MEMAAFKAN.”

Monday, April 26, 2010

Oblivion Island: Haruka and the Magic Mirror

Sutradara : Shinsuke Sato
Pengisi suara : Haruka Ayase,Miyuki Sawashiro,Mitsuki Tanimura,Naho Toda,Nao Omori,Iemasa Kayumi,Miyuki Sawashiro,Tamaki Matsumoto
Produksi : Dentsu Inc.,Fuji TV,Production I.G
Tanggal rilis : 22 Agustus 2009
Durasi : 120 menit

Film animasi Jepang ini didasarkan pada legenda Jepang yang bertujuan agar anak-anak merawat benda-bendanya. Menurut legenda itu, jika benda pemberian orang lain dilupakan maka benda itu akan diambil oleh mahkluk kecil yang bentuknya mirip binatang rubah (fox). Oleh karena itu biasanya di Jepang dibangun kuil untuk mahkluk mirip rubah itu dan biasanya orang berdoa disana jika ada barangnya yang hilang. Mereka memohon agar barangnya yang hilang dikembalikan oleh mahkluk mirip rubah itu.

Sebagai tokoh utama film ini adalah gadis kecil bernama Haruka. Sebelum ibunya meninggal karena sakit, Haruka sempat diberi kenang-kenangan berupa sebuah cermin dan boneka beruang bernama Cotton.
Sayangnya Haruka kecil melupakan 2 benda pemberian almarhumah ibunya itu sehingga kedua benda itu hilang. Baru setelah berusia 16 tahun, Haruka teringat pernah diberi cermin dan boneka beruang. Maka sesuai adat Jepang, Haruka datang ke kuil mahkluk rubah untuk berdoa memohon benda-benda pemberian ibunya dikembalikan.

Di kuil terjadilah hal yang tak terduga, Haruka melihat mahkluk kecil mirip rubah yang datang mengambil gantungan kunci milik Haruka yang tertinggal di tangga kuil.
Secara diam-diam Haruka mengikuti mahkluk rubah sehingga sampai ke negeri mahkluk rubah itu yang bernama Pulau Oblivion. Ternyata Pulau Oblivion dibangun dari benda-benda milik manusia yang berhasil dicuri oleh para mahkluk rubah.

Haruka berhasil menangkap mahkluk rubah yang mengambil gantungan kuncinya dan ternyata mahkluk rubah itu bernama Teo. Selain itu, Haruka juga berhasil merebut gantungan kuncinya dari Teo.
Akhirnya dicapai kesepakatan bahwa Haruka akan memberikan gantungan kuncinya kepada Teo jika Teo berhasil membantu Haruka menemukan benda-bendanya yang hilang.

Haruka memakai topeng pemberian Teo untuk menyembunyikan bahwa ia adalah manusia karena jika ketahuan ada manusia di Pulau Oblivion, manusia itu akan diculik oleh Baron kemudian dijadikan budaknya.
Baron adalah mahkluk rubah paling kaya di Pulau Oblivion, sedemikian kayanya sehingga Baron mempunyai pesawat pribadi yang sangat besar.

Setelah bertanya kesana-kemari, akhirnya Haruka dan Teo menemukan petunjuk dimana letak boneka beruang dan cermin milik Haruka. Boneka beruang yang bernama Cotton itu ternyata berada di sebuah teater boneka dan menjadi pemainnya sedangkan cermin berada di sebuah gua.
Haruka berhasil membawa Cotton dari teater boneka dan ternyata di Pulau Oblivion, Cotton bisa bergerak dan bicara seperti mahkluk hidup.

Haruka dan Teo tinggal mencari cermin tetapi halangan selalu ada karena Teo mempunyai 3 teman yang selalu mengganggu Teo. Lebih celaka lagi, ketiga teman Teo itu berhasil mengetahui bahwa Haruka adalah manusia kemudian melaporkannya kepada Baron.

Keadaan semakin gawat karena Baron tidak hanya mengincar Haruka untuk dijadikan budaknya tetapi juga mengincar cermin Haruka karena ternyata di Pulau Oblivion cermin Haruka mempunyai kekuatan gaib yaitu bisa menghidupkan benda mati menjadi mahkluk hidup. Cermin Haruka itulah yang membuat boneka Cotton menjadi mahkluk hidup.
Rencananya, Baron akan menggunakan kekuatan gaib cermin Haruka untuk menghidupkan robot-robot besinya sehingga menjadi tentara-tentara yang tangguh. Dengan demikian Baron bisa menjadi penguasa tunggal di Pulau Oblivion.

Baron yang licik menculik Teo tanpa sepengetahuan Haruka. Baron menyuruh Teo membantu Haruka menemukan cerminnya kemudian setelah cermin berhasil ditemukan Haruka, Teo harus menyerahkan Haruka dan cerminnya kepada Baron. Baron berjanji akan memberi Teo uang yang sangat banyak jika Teo berhasil melaksanakan perintahnya.
Karena takut dengan para anak buah Baron, Teo terpaksa menyanggupi tawaran Baron.

Keesokan harinya, Haruka, Cotton dan Teo pergi ke gua untuk mencari cermin. Ternyata suasana di gua sangat berbahaya karena di dalam gua terdapat banyak mahkluk-mahkluk yang buas dan mengerikan. Berkat perjuangan keras, Haruka berhasil menemukan cerminnya.
Tetapi setelah itu, datang Baron yang segera menangkap Haruka dan mengambil cerminnya kemudian Baron memberi uang yang sangat banyak kepada Teo.

Baron membawa Haruka dan cerminnya ke pesawatnya kemudian memaksa Haruka meminum pil yang bisa membuat Haruka lupa ingatan sehingga bisa menjadi budak Baron.

Untungnya Teo sangat menyesal dengan hasil perbuatannya karena bagaimanapun juga Teo merasa hanya Haruka yang bisa cocok menjadi sahabatnya.
Dengan uang pemberian Baron dan dengan sedikit ilmu aerodinamika yang diajarkan Haruka, Teo berhasil membuat pesawat terbang kemudian pergi ke pesawat Baron untuk membebaskan Haruka.
Bantuan untuk Haruka bertambah karena Cotton berhasil membawa teman-teman bonekanya untuk melawan pasukan Baron.

Setelah melalui pertempuran yang seru, Baron berhasil dikalahkan dan Haruka bisa pulang dengan membawa cermin dan boneka beruang yang merupakan kenang-kenangan dari almarhumah ibunya.
Opini saya tentang film ini :
Film animasi Jepang ini agak berbeda dengan film-film animasi Jepang lain yang pernah saya tonton. Film animasi Jepang biasanya kurang memperhatikan keindahan gambar tetapi lebih mengandalkan penataan alur cerita yang memang enak untuk diikuti.
Tetapi pada film animasi ini, gambar 3D nya benar-benar indah dan realistis sekali. Ekspresi wajah juga terlihat sangat jelas.