Friday, March 26, 2010

THRU THE MOEBIUS TRIP

Sutradara : Glenn Chaika, Kelvin Lee
Pengisi suara (dalam bahasa Inggris) : andrea Miller,Michelle Ruff,Mark Hamill,Peri Gilpin,Daisy Torme,Jean Simmons,Chris Marquette,Kellie Martin,Jonathan Taylor Thomas,Michael Dorn
Tanggal rilis : 30 Desember 2005
Durasi : 87 menit

Profesor Simon Weir adalah seorang ilmuwan yang juga menguasai beladiri kung fu. Keluarga Simon Weir terdiri dari seorang istri bernama Caroline Weir dan 1 anak laki-laki berusia 7 tahun bernama Jac Weir.
Suatu ketika Simon Weir dan robotnya yang bernama Arthur berhasil menemukan suatu alat transportasi yang bisa membawa ke tempat yang jaraknya jutaan tahun cahaya dalam waktu sekejap, alat itu dinamakan Pintu Moebius .

Simon Weir menggunakan dirinya sendiri untuk mencoba Pintu Moebius itu akibatnya Simon Weir terkirim ke suatu Planet yang letaknya 27,2 juta tahun cahaya dari bumi, planet itu bernama Raphicca.
Atmosfer Planet Raphicca ternyata sama dengan atmosfer Planet Bumi sehingga Simon Weir bisa bernafas dengan bebas. Manusia penghuni Planet Raphicca juga mirip manusia bumi tetapi ukurannya 5 kali lebih besar dan kulitnya berwarna biru (saya jadi ingat film Avatar).
Walaupun ukuran tubuh manusia Planet Raphicca jauh lebih besar dari manusia Planet Bumi tetapi dalam hal teknologi mereka tertinggal jauh. Peradaban manusia Raphicca sama dengan peradaban manusia bumi pada abad ke-12.

Tetapi oleh manusia Raphicca, Simon Weir dianggap sebagai alien dan ditangkap kemudian dipenjara. Robot Arthur sudah berusaha menolong tetapi gagal bahkan Robot Arthur mengalami kerusakan dan tidak bisa bangun lagi, selain itu Pintu Moebius juga rusak.
Di Planet Bumi, Simon Weir dianggap hilang.

Tujuh tahun kemudian, anak Simon Weir yaitu Jac Weir berusaha melacak ayahnya dengan menggunakan internet tetapi tanpa sengaja, Jac Weir melacak terlalu jauh sehingga mengakses rahasia negara. Karena sudah melanggar hukum, Jac Weir dan ibunya mendapat hukuman berupa tahanan rumah.

Tetapi usaha Jac Weir tidak sia-sia. Di Planet Raphicca, Simon Weir ternyata bukan tawanan biasa. Berkat kepandaiannya dalam teknologi dan kungfu, Simon Weir dan penyihir istana yang bernama Shepway diangkat menjadi penasehat pangeran Kerajaan Raphicca yaitu Ragis. Walaupun ayah Ragis yaitu Raja Agis sudah meninggal akibat dibunuh perampok tetapi Ragis belum bisa menjadi raja karena usianya masih terlalu muda, untuk sementara pemerintahan dikendalikan oleh saudara Raja Agis yaitu Tor.
Selain itu, Ragis juga bersahabat dengan anak Shepway yaitu seorang gadis bernama Allana.

Simon Weir dan Shepway berhasil membuat Pintu Moebius walaupun tidak sebaik di Planet Bumi tetapi bisa digunakan Simon Weir untuk menghubungi Jac Weir. Karena Pintu Moebiusnya hanya bisa bekerja singkat, maka Simon Weir tetap tidak bisa pulang ke Planet Bumi dan hanya bisa berpesan kepada Jac Weir untuk menuju ke suatu tempat bernama D.R. Droids yang terletak di Planet Callisto.
Walaupun masih sebagai tahanan, Jac Weir dan Caroline Weir nekad pergi ke Planet Callisto dengan naik mobil terbang, mereka langsung dikejar polisi tetapi berkat keahlian Caroline Weir mengemudi, mereka berhasil menghindari kejaran para polisi dan bisa sampai ke D.R. Droids yang ternyata sebuah toko robot.

Di Toko D.R. Droids, Caroline dan Jac bertemu dengan robot-robot buatan Simon yang kemudian mengantarkan ke Pintu Moebius. Caroline dan Jac berhasil memperbaiki Robot Arthur sehingga bisa membantu memperbaiki Pintu Moebius.
Tetapi walaupun berhasil berfungsi kembali, Pintu Moebius belum stabil sehingga hanya Jac dan robot kecilnya yang bisa pergi ke Planet Raphicca sedangkan Caroline tidak bisa ikut.

Di Planet Raphicca, Jac ditangkap dan ditawan oleh para pemberontak yang dipimpin oleh Bookus..
Ada pemberontak? Apa yang menyebabkannya? Yang menjadi “biang keladi” semua masalah adalah Tor.
Ternyata sebenarnya ayah Ragis yaitu Raja Agis tidak dibunuh perampok tetapi dibunuh oleh Tor yang memang ingin menjadi raja Raphicca. Setelah menjadi Raja Raphicca, Tor memerintah dengan sewenang-wenang sehingga rakyat Raphicca menderita. Karena itulah rakyat Raphicca dibawah pimpinan Bookus berusaha memberontak tetapi selalu gagal karena tentara Tor terlalu kuat..
Lebih parah lagi, Ragis tidak tahu bahwa ia telah ditipu oleh Tor, ia tetap percaya bahwa pada usia 18 tahun akan diangkat menjadi raja padahal pada usia itu, ia akan dibunuh oleh Tor.

Untungnya, Jac dibebaskan oleh Bookus karena mengaku bahwa ia adalah anak Simon Weir sang penasehat Pangeran Ragis. Ternyata rakyat Raphicca masih percaya dan mendukung Ragis. Sekarang Jac bergabung dengan para pemberontak untuk menggulingkan Tor.

Keadaan di istana semakin gawat karena Tor berhasil menghukum mati Shepway dengan tuduhan telah menyembunyikan kristal yang merupakan sumber tenaga Pintu Moebius, padahal sebenarnya Tor sendiri yang mencuri kristal itu dan meletakkannya di rumah Shepway.
Simon Weir dan Allana juga dipenjara karena dianggap bekerja sama dengan Shepway.
Melihat kekejaman Tor, Ragis akhirnya sadar bahwa ia sudah ditipu oleh Tor. Simon Weir dan Allana juga berhasil meyakinkan Ragis bahwa sebenarnya Tor yang membunuh Raja Agis, ayahnya.
Maka Ragis membebaskan Simon Weir dan Allana dari penjara kemudian melarikan diri dari Istana Tor. Sayangnya, Simon Weir tertinggal dan tetap menjadi tawanan Tor.

Setelah berhasil melarikan diri dari istana Tor, Ragis dan Allana bergabung dengan para pemberontak pimpinan Bookus kemudian bertemu dengan Jac.
Dengan kecerdikannya, Ragis dan Jac berhasil membebaskan Simon Weir dari penjara Tor dan membawanya ke markas pemberontak.
Lebih menggembirakan lagi, tiba-tiba datang Caroline. Ternyata Caroline dan Robot Arthur berhasil memperbaiki Pintu Moebius sehingga Caroline bisa menyusul ke Planet Raphicca.

Pintu Moebius di Planet bumi sudah stabil sehingga Simon Weir dan keluarganya bisa pulang ke Planet Bumi. Tetapi tiba-tiba datang salah satu anak buah Bookus yang mengatakan bahwa Tor dan seluruh pasukannya siap menyerang para pemberontak.
Simon Weir yang merasa sudah banyak berhutang budi kepada Ragis dan Bookus tidak jadi pulang dan bertekad membantu para pemberontak melawan Tor.

Terjadilah pertempuran yang seru antara Pasukan Tor melawan para pemberontak. Walaupun jumlah pasukan Tor lebih kuat dan senjatanya lebih lengkap, tetapi dengan strategi yang jitu para pemberontak berhasil memukul mundur pasukan Tor.
Kemenangan para pemberontak menjadi lebih lengkap karena Allana dengan kekuatan sihirnya berhasil meyakinkan seluruh rakyat Raphicca termasuk anak buah Tor bahwa sebenarnya Ragis yang layak menjadi Raja Raphicca. Akibatnya para tentara Tor berbalik memihak para pemberontak.

Biarpun sudah kalah total, Tor ternyata belum menyerah. Tor menggunakan Pintu Moebius buatan Simon Weir dan Shepway untuk memanggil pasukan dari dunia lain untuk membantunya.
Tetapi Tor termakan hasil perbuatannya sendiri, setelah melalui pertarungan yang seru, Ragis berhasil mendorong Tor masuk ke Pintu Moebius dan masuk ke dunia lain entah dimana. Setelah itu, Pintu Moebius ditutup sehingga Tor tidak bisa kembali ke Planet Raphicca.

Rakyat Raphicca yang sudah bebas penindasan Tor mengangkat Ragis menjadi Raja Raphicca. Selain itu, Pintu Moebius di Planet bumi sudah stabil sehingga keluarga Simon Weir yang sudah menjadi Pahlawan Raphicca bisa pulang ke Planet Bumi.Opini saya tentang film ini:
Film animasi buatan Cina ini bagus juga. Tidak hanya jalan ceritanya yang tidak membosankan tetapi gambar 3D nya juga indah dan tampak kolosal.
Baru kali ini saya menonton film animasi buatan Asia yang kualitas gambarnya tidak kalah hebat dengan Walt Disney.

1 comment:

  1. Wao....
    seru-seru...
    gw paling suka film2 animasih yang bergaya fantasi.......

    ReplyDelete