Saturday, October 30, 2010

PONYO

Genre : drama
Sutradara : Hayao Mizayak
Pengisi Suara : Yuria Nara, Noah Lindsey Cyrus, Alina Freun, Hiroki Doi, Frankie Jonas, Jacky Wong, Toji Tokoro, Liam Neeson, Tomoko Yamaguchi, Tina Fey, Kay Tse, Yuki Amami, Cate Blanchett, Kazushige Nagashima, Matt Damon. Sutradara : Hayao Mizayaki
Tanggal Rilis : 14 Agustus 2009
Durasi : 101 Menit

Sosuke adalah anak laki-laki berusia 5 tahun yang tinggal di sebuah bukit yang terletak di pinggir pantai bersama ibunya yang bernama Lisa. Ayah Sosuke yang bernama Koichi jarang pulang karena bekerja sebagai kapten kapal yang sering berlayar.
Sosuke dan ibunya sering mengisi waktunya dengan berkunjung ke Panti Jompo.

Pada suatu pagi ketika sedang bermain di pantai, Sosuke menemukan seekor ikan kecil yang terjebak di dalam botol kaca. Sosuke membebaskan ikan kecil itu dari botol kaca dan membawanya pulang untuk dipelihara. Sosuke memberi ikan temuannya itu Ponyo.

Sosuke sangat sayang kepada Ponyo bahkan sampai dibawa ke sekolah dengan meletakkannya di dalam ember berisi air kemudian menyembunyikannya di kebun sekolah. Tidak ada seorangpun yang tahu keberadaan Ponyo di sekolah selain Sosuke dan sahabatnya yaitu seorang anak perempuan bernama Kumiko.


Sosuke tidak tahu bahwa Ponyo sebenarnya adalah penjelmaan putri duyung yang lari dari rumahnya di dasar laut karena ingin menjadi manusia. Karena pergi dengan diam-diam, Ponyo dikejar ayahnya yang bernama Fujimoto karena Fujimoto sangat benci kepada manusia yang dianggapnya sering membuat polusi yang merusak laut. Untungnya Fujimoto gagal menangkap Ponyo karena sudah dibawa oleh Sosuke.

Karena bukan ikan sembarangan, Ponyo mempunyai kemampuan yang tidak dimiliki ikan biasa yaitu bisa mengerti bahasa manusia dan bisa menyembur air kepada manusia yang menghinanya. Lebih mengejutkan lagi, ketika Sosuke membawa Ponyo ke pinggir laut, Ponyo bisa bicara!
Sosuke terkejut bercampur gembira mengetahui ikan kesayangannya ternyata bisa bicara tapi dia tidak tahu bahwa dengan membawa Ponyo ke dekat laut merupakan kesalahan fatal karena dengan demikian Ponyo bisa ditangkap dengan mudah oleh Fujimoto.

Sosuke hanya bisa menangis melihat Ponyo dibawa oleh Fujimoto tetapi tidak mampu berbuat apa-apa karena Ponyo sudah dibawa ke dasar laut. Sosuke bahkan hampir bertindak konyol dengan mencoba mengejar ke dasar laut tetapi untung bisa dicegah oleh Lisa, ibunya.
Begitu sayangnya Sosuke kepada Ponyo sehingga Sosuke selalu menyimpan ember tempat ia biasa meletakkan Ponyo.

Ponyo kembali dikurung oleh ayahnya tetapi karena terlanjur sayang kepada Sosuke, Ponyo tetap berusaha melarikan diri. Akhirnya dengan dibantu saudara-saudaranya, Ponyo berhasil lepas dari kurungan bahkan bisa mencuri ramuan ajaib milik ayahnya.
Dengan ramuan ajaib itu, Ponyo bisa berubah menjadi manusia dengan wujud anak perempuan berusia 5 tahun sama seperti  Sosuke. Bahkan ramuan ajaib itu bisa mengubah saudara-saudara Ponyo menjadi ombak yang bisa mengantar Ponyo ke bukit tempat Sosuke berada.

Ponyo berhasil bertemu lagi dengan Sosuke yang tentu saja sangat senang melihat ikan kesayangannya kembali bahkan dengan wujud manusia. Tetapi Ponyo tidak sadar bahwa ramuan ajaib yang bisa mengubah saudara-saudaranya menjadi ombak itu menyebabkan terjadinya tsunami yang menenggelamkan kota di sekitarnya.
Banjir melanda kota tempat Sosuke tinggal tetapi untung rumah Sosuke tidak tenggelam karena terletak di puncak bukit.

Ponyo sangat bahagia bisa berubah menjadi manusia sehingga bisa berkumpul dengan Sosuke dan ibunya tetapi Ponyo juga tidak tahu bahwa ia bisa menjadi manusia tetapi dengan satu syarat yaitu manusia yang dicintai Ponyo yaitu Sosuke juga harus membalas cinta Ponyo. Jadi jika ternyata nanti Sosuke tertarik kepada perempuan lain, Ponyo akan mati dan berubah menjadi gelembung air.

Halangan lain muncul karena tiba-tiba Lisa teringat bahwa panti jompo yang sering dikunjunginya ternyata tenggelam oleh banjir maka Lisa pergi ke Panti Jompo tetapi tidak mengajak Sosuke dan Ponyo karena dianggap terlalu berbahaya.
Ponyo dan Sosuke tetap di rumah dan akhirnya tertidur.

Keesokan harinya ketika bangun dari tidur, Ponyo dan Sosuke terkejut karena rumah mereka sekarang terendam banjir, lebih parah lagi Lisa belum pulang. Sosuke berniat menyusul Lisa tetapi ada satu halangan besar yaitu tidak punya kapal padahal seluruh kota sudah tenggelam oleh banjir. Tetapi untungnya Ponyo adalah jelmaan Putri duyung sehingga mempunyai kekuatan gaib. Dengan kekuatan gaibnya, Ponyo bisa mengubah kapal mainan Sosuke menjadi kapal sungguhan sehingga bisa dipakai untuk berlayar menuju ke Panti Jompo.

Sebenarnya bagaimana nasib  Lisa? Sebenarnya Lisa dan seluruh nenek-nenek penghuni Panti Jompo tenggelam oleh banjir tetapi untung bisa diselamatkan oleh seorang Dewi yang merupakan ibu Ponyo. Dengan kekuatan gaibnya, Ibu Ponyo bisa membuat gelembung raksasa di Panti Jompo yang terendam air sehingga Lisa dan para nenek itu bisa bernapas dan bertahan hidup. Bahkan Ibu Ponyo bisa membuat nenek-nenek yang tadinya lumpuh sehingga harus berjalan dengani kursi roda itu menjadi bisa berjalan lagi bahkan berlari.

Setelah melalui perjalanan panjang, akhirnya Sosuke dan Ponyo sampai ke Panti Jompo dan bertemu dengan Lisa. Tetapi sayang sekali, dalam perjalanan Sosuke sempat bertemu dengan sahabat perempuannya yaitu Kumiko dan Sosuke sempat menyapanya, hal itu membuat Ponyo cemburu, padahal hal itulah yang merupakan pantangan terbesar pada syarat Ponyo menjadi manusia. Akibatnya Ponyo kembali menjadi ikan dan pingsan. Beberapa saat lagi Ponyo akan berubah menjadi gelembung air,

Sosuke tentu saja sangat sedih dengan keadaan Ponyo itu maka ia meletakkan Ponyo yang sudah kembali berwujud ikan itu ke dalam ember berisi air dan membawanya ke tempat Lisa.
Keadaan semakin gawat karena Fujimoto datang untuk merebut kembali Ponyo. Tetapi dengan dibantu Lisa dan nenek-nenek Panti Jompo serta saudara-saudara Ponyo, Sosuke bisa menghindar dari Fujimoto.

Lebih menggembirakan lagi, datang Ibu Ponyo. Di hadapan Ibu Ponyo dan Fujimoto akhirnya Sosuke membuat pernyatan bahwa ia akan selalu menyayangi Ponyo walaupun Ponyo berasal dari ikan.
Pernyataan Sosuke yang tulus itu akhirnya meluluhkan hati Fujimoto dan ia pun merelakan Ponyo hidup bersama Sosuke.
Kemudian dengan kekutan gaibnya, Ibu Ponyo bisa merubah Ponyo menjadi manusia lagi.

Opini saya tentang film ini :
Cerita film ini memang mirip dengan cerita karya Hans Christian Andersen yang sempat dibuat film animasinya oleh Walt disney pada tahun 1989  yaitu The Little Mermaid. Hal itu disebabkan karena film ini memang terinspirasi dari sana.

Tetapi yang membuat saya kagum adalah keberanian sutradara film ini yaitu Hayao Mizayaki karena disaat film-film animasi lain memakai format gambar 3 dimensi, Hayao Mizayaki membuat film ini dengan format 2 dimensi yang mungkin terasa ketinggalan jaman.
Tetapi menurut saya walaupun film animasi ini gambarnya 2 dimensi, gambarnya cukup indah dan bisa dinikmati. Ceritanya juga cukup bagus dan mengharukan.

Friday, October 15, 2010

SINTEL

Genre : drama action
Produksi : Blender Institute Production
Sutradara : Colin Levy
Pengisi suara : Halina Reijn,Tom Aoffman]
Tanggal rilis : 17 September 2010
Durasi : 15 menit

Film animasi pendek ini dibuat dengan program Blender 3D yang bisa didownload secara gratis (open source). Dengan demikian film ini juga bisa didapat dengan gratis karena film ini digunakan oleh perusahaan pembuat program Blender 3D yaitu Blender Foundation yang berpusat di Belanda untuk memperkenalkan produknya.
Film animasi ini durasinya memang sangat singkat yaitu hanya 15 menit tapi ceritanya cukup mengharukan dan berkesan sangat dalam.

Film ini bercerita tentang seorang gadis remaja bernama Sintel yang menemukan seekor naga kecil yang terluka sayapnya sehingga tidak bisa terbang. Dengan penuh kasih saying, Sintel merawat luka naga kecil itu sehingga sembuh dan merekapun menjadi sepasang sahabat yang sangat akrab. Sintel memberi nama naga kecilnya itu Scales.

Tetapi pada suatu hari ketika Sintel sedang berjalan-jalan dengan Scales tiba-tiba datang seekor naga besar yang menculik Scales. Sintel tidak bisa berbuat apa-apa karena naga besar itu langsung terbang dan membawa pergi Scales..

Demi rasa sayangnya kepada Scales, Sintel nekad mencari Scales di puncak gunung yang bersalju. Berbagai halangan harus dihadapi Sintel yaitu serangan binatang buas dan perampok tetapi Sintel mampu menghadapinya.
Tetapi karena kelelahan, Sintel akhirnya pingsan.

Untunglah Sintel diselamatkan oleh seorang kakek. Sebelum Sintel meninggalkan Sang Kakek untuk meneruskan perjalannya mencari Scales, Sang Kakek sempat memberi bekal kepada Sintel yaitu sebuah senjata tombak.

Setelah melalui perjalanan panjang akhirnya Sintel berhasi menemukan gua tempat tinggal naga. Di gua itu Sintel menemukan 2 ekor naga yaitu seekor naga kecil yang kelihatannya adalah Scales dan seekor naga besar yang kelihatannya adalah naga yang menculik Scales.
Tetapi si naga besar mengetahui kedatangan Sintel dan langsung menyerang. Setelah melalui pertarungan yang seru, Sintel akhirnya berhasil membunuh si naga besar dengan tombak pemberian sang kakek.

Tetapi betapa hancur hati Sintel setelah mengetahui siapa sebenarnya naga besar yang telah dibunuhnya, siapakah dia? Saya persilahkan untuk menonton sendiri filmnya yang sudah saya sediakan di blog ini.

Pesan saya sebelum menonton film ini sedia sapu tangan atau tissue ya.. karena walau hanya berdurasi 15 menit, film ini cukup untuk membuat menangis hehehe..

Nih filmnya silahkan di-PLAY :

Monday, September 13, 2010

THINKER BELL 3 : GREAT FAIRY RESCUE

Genre : fantasi
Sutradara : Bradley Raymond
Pengisi suara : Mae Whitman,Michael Sheen,Kristin Chenoweth,Pamela Adlon,Lucy Liu, Jesse McCartney,Raven-Symoné, Jeff Bennett,Rob Paulsen,Faith Prince,Lauren Mote,Angela Bartys
Produksi : Walt Disney
Tanggal rilis : 21 September 2010

Cerita film ini masih berhubungan dengan film pendahulunya yaitu Tinker Bell 1 tetapi dengan Tinker Bell 2 malah tidak ada hubungannya sama sekali.
Pada Tinker Bell 1 diceritakan bahwa peri jenis pengrajin (tinker) termasuk Tinker Bell tidak diijinkan datang ke tempat manusia atau para peri menyebutnya Mainland. Tetapi karena Tinker Bell sudah berjasa besar, maka Ratu Peri mengijinkan peri jenis Tinker ikut ke Mainland bersama peri-peri jenis lainnya.

Pada Tinker Bell 3 ini dijelaskan mengapa peri jenis tinker tidak bisa ikut ke Mainland, hal itu karena peri jenis tinker yang tugasnya memang membuat alat-alat untuk peri jenis lain pasti tidak bisa menahan rasa tertariknya dengan alat-alat buatan manusia dan selalu berusaha menyelidikinya.

Demikian juga ketika Tinker Bell dan Peri Vidia sedang berjalan-jalan di Mainland kemudian bertemu dengan manusia bernama Dr. Griffiths yang sedang mengendarai mobilnya. Naluri Tinker Bell sebagai peri jenis tinker membuatnya langsung tertarik dengan mobil Dr. Griffiths dan berusaha mendekatinya untuk menyelidiki cara kerjanya. Vidia sudah berusaha melarang Tinker Bell karena bisa ketahuan oleh Dr. Griffiths (menurut peraturan, para peri dilarang untuk menampakkan diri pada manusia) tetapi Tinker Bell tetap nekad..

Celakanya, anak Dr. Griffiths yaitu seorang gadis kecil berusia 8 tahun bernama Lizzy sangat terobsesi dengan peri. Lizzy percaya bahwa peri itu ada sehingga ia membuat rumah kecil untuk ditempati peri.
Cerita selanjutnya bisa ditebak, Tinker Bell tertarik dengan rumah kecil buatan Lizzy dan masuk ke dalamnya. Celakanya pintu rumah kecil itu macet sehingga Tinker Bell tidak bisa keluar, bertepatan dengan itu Lizzy datang sehingga ia bisa melihat Tinker Bell kemudian membawa pulang ke rumahnya.
Untungnya Vidia bisa melarikan diri dan kembali ke markas para peri untuk mengajak peri-peri lainnya membebaskan Tinker Bell dari manusia yang menangkapnya.

Pada waktu itu hujan turun dengan lebatnya sehingga para peri tidak bisa terbang karena sayapnya basah, berjalan kaki juga tidak mungkin karena tanah tergenang air yang cukup dalam untuk menenggelamkan peri yang hanya setinggi apel itu.
Untungnya ada 2 peri Tinker yaitu Clank dan Bobble sehingga mereka bisa membuat kapal yang bisa digunakan para peri untuk pergi ke rumah Lizzy dan membebaskan Tinker Bell.

Sementara itu, Lizzy sudah sampai di rumah dan akan menunjukkan Tinker Bell kepada ayahnya tetapi untung Lizzy membatalkan niatnya itu karena melihat ayahnya yaitu Dr. Griffiths yang ahli biologi itu suka mengawetkan kupu-kupu. Lizzy tidak tega jika Tinker Bell dibunuh kemudian diawetkan seperti kupu-kupu.

Perkembangan berikutnya ternyata menyenangkan karena Lizzy dan Tinker Bell bisa akrab dan bersahabat. Memang ada sedikit halangan berkomunikasi karena walaupun bahasa manusia dan peri sama tetapi manusia tidak bisa mendengar suara peri, jika peri berbicara suaranya hanya seperti dentingan lonceng bagi manusia, tetapi hal itu tidak menjadi masalah karena Tinker Bell bisa bicara dengan bahasa isyarat.
Lizzy sebenarnya mengijinkan Tinker Bell untuk pulang ke markas peri tetapi karena hujan lebat masih belum reda, Tinker Bell untuk sementara berteduh di rumah Lizzy.

Tinker Bell dan Lizzy bermain bersama. Tinker Bell menceritakan kehidupan para peri kemudian Lizzy mencatatnya di sebuah buku. Tidak hanya itu, Tinker Bell memberikan serbuk ajaibnya kepada Lizzy sehingga Lizzy bisa terbang seperti peri.
Betapa bahagianya Lizzy waktu itu.

Tetapi lagi-lagi sifat pemarah dan ceroboh Tinker Bell membawa masalah. Pada waktu itu Lizzy menunjukkan buku tentang peri yang dibuatnya bersama Tinker Bell pada Dr. Griffiths. Sebagai ilmuwan, Dr. Griffiths tentu saja tidak percaya pada tulisan Lizzy tentang peri bahkan Dr. Griffiths menuduh Lizzy telah berhalusinasi.
Mendengar sahabatnya dimarahi, Tinker Bell terbawa emosi, tanpa sadar ia menampakkan diri pada Dr. Griffiths kemudian membela Lizzy.
Sekarang ada satu lagi manusia telah melihat peri yaitu Dr. Griffiths.

Pemikiran Dr. Griffiths sebagai ilmuwan tentu saja berbeda dengan Lizzy si gadis kecil. Wujud Tinker Bell yang aneh itu tentu saja merupakan bahan penelitian yang menarik bagi Dr. Griffiths, jika dipublikasikan pasti nama Dr. Griffiths akan sangat terkenal sebagai penemu peri.
Diam-diam Dr. Griffiths menyiapkan tabung untuk menangkap Tinker Bell tetapi pada saat itu teman-teman peri Tinker Bell sudah sampai di rumah Dr. Griffith dan melihat Dr. Griffiths akan menangkap Tinker Bell.
Vidia mendorong Tinker Bell sehingga lolos dari tangkapan Dr. Griffiths tetapi akibatnya Vidia yang tertangkap dan dimasukkan dalam tabung kaca.
Dr. Griffiths kemudian membawa Vidia ke museum di London dengan naik mobil.
Lizzy, tinker Bell dan teman-teman perinya tentu saja tidak tinggal diam. Para peri memberi serbuk ajaib kepada Lizzy sehingga bisa terbang kemudian bersama-sama terbang mengejar Dr. Griffiths.

Dengan terbang, Dr. Griffiths memang terkejar bahkan Tinker Bell dengan keahliannya sebagai peri tinker bisa merusak mobil Dr. Griffiths sehingga mogok. Tetapi terlambat, Dr. Griffiths sudah sampai di pintu museum dan siap menyiarkan hasil penemuannya tentang peri.
Tapi untunglah Lizzy dan para peri bisa membujuk Dr. Griffiths agar tidak memberitahukan keberadaan peri pada manusia. Dr. Griffiths akhirnya luluh hatinya dan membebaskan Vidia kemudian bersama-sama pulang ke rumah.

Akhirnya Dr. Griffiths dan Lizzy sepakat untuk tetap merahasiakan keberadaan peri pada manusia lain, maka terjalinlah persahabatan pertama antara manusia dan peri.

Opini saya tentang film ini :
Menurut saya film ini lebih mantap dari film pendahulunya yaitu tinker Bell 1 dan 2 (sinopsisnya juga sudah saya buat di blog ini).
Gambar 3D nya cukup indah dan realistic ditunjang dengan musiknya yang juga indah dan sangat sesuai dengan jalan cerita sehingga terasa tidak hanya mata yang dimanjakan oleh film ini tetapi juga telinga.

Thursday, September 2, 2010

THE ANT BULLY

Genre : Komedi Fantasi
Sutradara : John A. Davis John A. Davis
Pengisi suara : Zach Tyler Eisen, Julia Roberts,Nicolas Cage,Meryl Streep,Paul Giamatti ,Regina King ,Bruce Campbell,Lily Tomlin
Studio : Legendary Pictures,DNA Productions,Playtone
Distributor : Warner Bros
Durasi : 89 menit
Tanggal rilis : 28 Juli 2006

Lucas Nikel adalah seorang anak berusia 10 tahun yang sangat kesepian. Apalagi ketika kedua orang tuanya pergi berlibur ke Puerto Vallarta untuk merayakan ulang tahun perkawinannya.
Di rumah memang ada kakak perempuan Lucas yang bernama Tiffany Nikel dan nenek Lucas yang biasa dipanggil Mommo. Tetapi mereka berdua kurang memperhatikan Lucas karena Tiffany sibuk dengan handphonenya sedangkan Mommo juga sibuk dengan hal-hal yang berhubungan dengan UFO dan Alien.



Untuk menghilangkan rasa kesepiannya, Lucas mencoba bergaul dengan teman-teman sebayanya tetapi hal itu juga gagal. Tubuh Lucas yang kecil membuat Lucas sering diganggu oleh temannya yang berbadan besar bernama Mullet Boy.
Mullet Boy sering menghina Lucas dengan ucapan “I am big and you are small” (saya besar dan kamu kecil). Anak-anak lain tidak ada yang berani membela Lucas karena takut dengan badan Mullet Boy yang besar.

Lucas melampiaskan kekesalannya pada Mullet Boy dengan mengganggu semut-semut yang bersarang di halaman rumahnya. Lucas sering menembak sarang semut itu dengan pistol air bahkan menyemprotnya dengan selang air sambil berkata “I am big and you are small”. Hal itu tentu saja sangat menganggu para semut sehingga mereka menjuluki Lucas sebagai The Destroyer (Si Penghancur).
Tetapi Lucas tidak menyadarinya bahkan Lucas sudah mengontrak seorang pembasmi serangga bernama Stan Beals untuk menyemprot pestisida di halaman rumah Lucas.

Para semut merasa jengkel dengan ulah Lucas tetapi mereka sadar bahwa tidak mungkin melawan Lucas. Akhirnya seorang ahli sihir para semut yang bernama Zoc mendapat ide cemerlang untuk mengalahkan Lucas.
Zoc berhasil membuat ramuan yang bisa mengkerutkan tubuh manusia menjadi sekecil semut dan Zoc juga berhasil memasukkan ramuan itu ke tubuh Lucas melalui telinganya ketika Lucas sedang tidur.
Setelah tubuh Lucas mengecil menjadi seukuran semut, Zoc dan teman-temannya segera membawa Lucas ke sarang semut.

Di sarang semut, Lucas dihadapkan ke pengadilan semut yang dipimpin oleh ratu semut. Para semut menuntut agar Lucas dihukum mati tetapi untung Sang Ratu Semut masih mempunyai belas kasih, Lucas tidak dihukum mati tetapi diharuskan menjalani kerja paksa di dunia semut.
Lucas akan dibebaskan jika ia sudah bisa bekerja seperti semut sehingga bisa memahami betapa sulitnya menjadi semut. Ratu Semut menunjuk istri Zoc yang bernama Hova untuk melatih Lucas agar bisa bekerja seperti semut.

Lucas tentu saja sangat kesulitan untuk bekerja seperti semut biarpun sudah didampingi oleh Hova karena struktur tubuhnya sebagai manusia sangat berbeda dengan tubuh semut yang berkaki 6 dan bisa merayap di tembok.
Tetapi akhirnya Lucas bisa menarik simpati para semut dan dianggap pahlawan ketika sarang semut diserang oleh para tawon pemangsa semut. Lucas berhasil meledakkan sebuah mercon sehingga para tawon pemangsa semut terbang ketakutan.

Sekarang semua semut bersimpati kepada Lucas tetapi sayangnya ada seekor semut yang masih benci kepada Lucas yaitu Zoc si ahli sihir. Zoc masih menganggap Lucas sebagai musuh karena sempat melihat Lucas lari meninggalkan Hova ketika Hova tertangkap oleh seekor tawon pemangsa semut. Setelah itu Lucas memang berhasil meledakkan mercon yang membuat para tawon pemangsa semut lari ketakutan tetapi Zoc tetap benci kepada Lucas.
Tetapi untunglah kebencian Zoc kepada Lucas bisa hilang karena melihat betapa gigihnya Lucas belajar menjadi semut termasuk belajar merayap di tembok. Bahkan Zoc yang membebaskan Lucas ketika Lucas ditelan oleh seekor kodok.

Lucas sudah diterima oleh para semut tetapi Lucas ingat bahwa ia pernah mengontrak Stan Beals si pembasmi serangga untuk menyemprotkan pestisida yang bisa membunuh semua serangga di halaman rumahnya termasuk para semut sahabatnya.
Lucas sudah berusaha mengajak beberapa sahabat semutnya masuk ke rumah Lucas kemudian Lucas dengan susah payah menelepon Stan Beals untuk membatalkan kontrak pembasmian serangga. Tetapi hal itu gagal karena Lucas salah menelepon penjual pizza.

Akibatnya keesokan paginya Stan Beals datang dengan peralatan penyemprot pestisidanya dan siap membunuh para serangga. Pada awalnya para semut gembira karena Stan Beals datang dengan mobil yang dihiasi boneka semut raksasa. Para semut mengira boneka semut raksasa itu adalah nenek moyang para semut.
Para semut memang percaya bahwa suatu ketika nenek moyang para semut akan datang dan membawa kemakmuran bagi para semut.

Tetapi Lucas berhasil membenarkan kesalah pahaman para semut. Akibatnya para semut panik dan siap menghukum mati Lucas karena Lucas yang memanggil Stan Beals si pembasmi serangga.
Untunglah Lucas bisa dibebaskan setelah menemukan ide cemerlang untuk mengalahkan Stan Beals. Lucas menyarankan agar Zoc menggunakan ramuan pengkerutnya untuk mengkerutkan tubuh Stan Beals. Hal itu tentu saja sangat sulit bahkan mustahil karena para semut tidak mungkin memasukkan ramuan Zoc ke telinga Stan Beals yang tingginya ribuan kali tinggi tubuh semut itu.

Akhirnya Lucas menemukan ide cemerlang lagi tetapi sangat berbahaya yaitu dengan minta bantuan tawon pemangsa semut yang bisa terbang.
Lucas dan Zoc datang ke sarang tawon pemangsa semut dan menawarkan kerjasama. Pada awalnya para tawon pemangsa semut menolak tawaran kerjasama itu bahkan berniat memakan Zoc dan Lucas.
Tetapi untungnya pada saat itu salah satu tawon pemangsa serangga tewas terkena semprotan pestisida Stan Beals sehingga membuat para tawon pemangsa semut setuju dengan tawaran Zoc dan Lucas.


Lucas dan para semut naik tawon pemangsa semut dengan membawa penyemprot ramuan Zoc kemudian terbang ke telinga Stan Beals.
Tetapi sangat sulit untuk memasukkan ramuan Zoc ke telinga Stan Beals karena Stan Beals terus menyemprotkan pestisidanya ke arah para serangga sehingga banyak yang tewas. Lebih gawat lagi, Stan Beals memakai penutup telinga.

Tetapi untunglah sahabat Lucas yaitu 2 ekor kumbang berhasil masuk ke celana Stan Beals kemudian dengan sengatnya berhasil menyuntikkan ramuan Zoc  ke tubuh Stan Beals. Akibatnya tubuh Stan Beals mengkerut menjadi sebesar anak-anak berumur 10 tahun dan tidak lagi kuat mengangkat alat penyemprot pestisida.
Apalagi para tawon menyerang Stan Beals dengan sengatannya sehingga Stan Beals lari ketakutan.

Lucas kembali menjadi pahlawan sehingga membuat Ratu Semut merasa hukumannya untuk Lucas selesai. Zoc memberi ramuan lagi kepada Lucas sehingga tubuh Lucas bisa kembali membesar menjadi berukuran manusia normal.

Biarpun sudah menjadi manusia normal, Lucas tetap tidak melupakan sahabatnya para semut, Lucas sering memberikan permennya kepada para semut. Tidak hanya itu, Lucas juga bisa membebaskan anak-anak lainnya dari penindasan Mullet Boy si tubuh besar.

Pada awalnya anak-anak takut dengan tubuh Mullet Boy yang besar apalagi Mullet Boy mengeluarkan slogan ancamannya yaitu “I am big and you are small”.
Tetapi Lucas bisa membuat slogan tandingan yang bisa membakar semangat anak-anak lain yaitu : “Yes, I am small and we are small but together we are big” (saya memang kecil, kami semua juga kecil tetapi jika bersama-sama kami bisa besar).

Para anak-anak terbakar semangatnya sehingga sepakat mengeroyok Mullet Boy yang selama ini menindasnya, akibatnya Mullet Boy lari ketakutan dan tidak lagi berani mengganggu anak-anak lainnya.

Opini saya tentang film ini :
Dari sinopsis yang sudah saya ceritakan sudah terlihat bahwa cerita film ini seru kan? Gambar 3D nya juga cukup bagus karena menggunakan teknologi animasi IMAX 3D yang juga digunakan pada film Polar Express, Monster vs Aliens, Avatar dan Toy Story 3.
Tetapi di pasaran film ini dinilai kurang sukses karena dari biaya pembuatannya yang mencapai 50 juta dolar amerika, film ini hanya menghasilkan pemasukan kotor sebesar 55 juta dolar amerika. Mungkin hal itu karena di pasaran sudah ada film animasi dengan tema semut juga yaitu ANTZ dan A Bug's Life

Sunday, August 15, 2010

SUNSHINE BARRY AND THE DISCO WORM

Genre : komedi
Sutradara : Thomas Borch Nielsen
Pengisi suara : Peter Frödin, Trine Dyrholm, Lars Hjortshøj, Troels Lyby, Helle Dolleris, Birthe Neumann, Peter Hesse Overgaard, Henning Jensen, Olaf Nielsen, Kim Hagen Jensen, Tonni Zinck, Casper Byriel Svane, Kirsten Skytte, Margit Rosenaa
Tanggal rilis : 10 Oktober 2008
Durasi : 75 menit

Film ini menceritakan perjuangan seekor cacing muda bernama Barry untuk mencapai cita-citanya menjadi juara lomba musik. Pada waktu itu cacing sering diremehkan oleh binatang-binatang lainnya karena bentuk tubuhnya yang sangat sederhana dan cacing berada pada tingkatan terendah pada rantai makanan, cacing hanya makan tanah.

Demikian juga dengan Barry dan sahabatnya yang bernama Tito, mereka sering dihina oleh teman-temannya yang merupakan binatang jenis serangga.
Barry juga semakin merasa tertekan karena ibunya menuntut Barry untuk berprestasi menjadi pegawai kantoran yang berkedudukan tinggi, padahal Barry merasa tidak berbakat pada hal itu.
Barry lebih tertarik pada musik terutama musik disco.

Barry semakin ingin menjadi pemusik karena melihat cacing betina yang selama ini ditaksirnya yaitu Gloria tergila-gila pada kumbang penyanyi bernama Tony Dean.
Barry semakin mantap pada cita-citanya ketika menemukan CD disco koleksi ayahnya. Maka secara diam-diam tanpa sepengetahuan ibunya, Barry berlatih disco. Suatu hal yang sangat sulit bahkan hampir mustahil karena cacing dengan struktur tubuhnya yang sangat sederhana tentu saja sangat sulit untuk menari disco atau boogie.

Kebetulan di kota Barry diadakan lomba musik yang berhadiah 10.000 dollar. Maka Barry segera bekerja keras untuk membentuk grup musik disco.
Barry meminjam uang 1000 dolar pada Tito untuk membeli alat-alat musik bekas sekaligus menjadikan Tito sebagai pemain bas, Barry sendiri akan menjadi drummer merangkap vocalis.
Barry kemudian memasang poster-poster untuk mencari personel musik lainnya tetapi betapa kecewanya Barry karena tidak ada yang mau mendaftar menjadi personel grup musiknya.

Tetapi akhirnya Barry mendapat 2 personel musik walaupun kemampuannya lagi-lagi mengecewakan yaitu :
- Jimmy sebagai gitaris tetapi ia lebih cocok sebagai gitaris musik rock daripada disco.
- Gloria sebagai vokalis, Barry sempat merasa senang karena selama ini ia memang jatuh cinta pada Gloria tetapi kemudian kecewa karena suara Gloria ternyata sumbang.
Tetapi karena tidak ada lagi yang mau mendaftar sebagai personel grup musiknya, Barry terpaksa menerima mereka dan berlatih musik di kantor tempat Barry bekerja pada malam hari secara diam-diam karena semua karyawan kantor dilarang bermusik disco yang dianggap tidak sesuai dengan misi dan visi perusahaan .

Karena personel-personelnya kurang berbakat, musik yang dihasilkan dari grup musik Barry yang diberi nama “Sunshine Barry and The Discoworm” itu tentu saja kacau balau dan sama sekali tidak enak didengar

Keadaan semakin menegangkan karena ketika sedang berlatih, Barry dan kawan-kawan ketahuan pimpinan perusahaan yaitu seorang cacing betina bernama Donna.
Tetapi terjadi hal diluar dugaan, Donna ternyata diam-diam juga penggemar musik disco..!

Donna segera bergabung dengan grup musik Barry dan yang lebih menggembirakan, Donna ternyata sangat ahli pada musik disco kemudian segera melakukan perubahan besar yaitu Barry dipindah menjadi pemain keyboard merangkap vocalis sedangkan drum akan dimainkan oleh Donna sendiri.
Selain itu, Donna berhasil mengatur suara yang dihasilkan dari sound system sehingga suara bas dari Tito lebih enak didengar, suara gitar dari Jimmy jadi bercorak disco bukan rock dan suara vocal dari Gloria terdengar merdu.
Sekarang musik yang dihasilkan dari grup musik Barry menjadi enak didengar dan siap ikut lomba.

Tetapi betapa hancur hati Barry karena ternyata grup musiknya ditolak ikut lomba musik karena cacing dengan bentuk tubuhnya yang sederhana dianggap tidak pantas jadi superstar.
Barry dan grup musiknya tidak menyerah, mereka mencoba mendaftar lagi dengan menyamar sebagai serangga tetapi sayangnya ketika sedang berlatih di kantor secara diam-diam mereka ketahuan oleh Direktur perusahaan.
Barry dan kawan-kawan diusir dari kantor. Lebih gawat lagi, Barry dan kawan-kawan tertangkap oleh manusia untuk dijadikan umpan pancing.

Musibah itu ternyata membawa berkah. Ketika Barry dan kawan-kawan berada di tempat penyimpanan cacing untuk umpan ikan, Gloria mencoba menghilangkan kesedihannya dengan menyanyi lagu sedih.
Terjadi keajaiban, karena lagu sedih itu dinyanyikan Gloria dengan penuh perasaan, suara Gloria tidak lagi sumbang. Hal itu tentu saja membuat Grup musik Barry semakin kuat tetapi semua itu sia-sia saja karena sebentar lagi mereka akan mati sebagai umpan ikan.

Tetapi dengan kecerdikan dan keberaniannya, Barry dan kawan-kawan bisa melarikan diri dari manusia dan bisa kembali ke kotanya.

Akhirnya lomba musik dimulai, biarpun sudah dilarang untuk ikut lomba tetapi Barry dan kawan-kawan tidak menyerah, mereka tetap berada di tempat lomba dan siap untuk tampil.
Dan memang kesempatan itu datang, Tony Dean si kumbang penyanyi juga ikut lomba musik itu. Ternyata selama ini Tony Dean berbuat curang yaitu menggunakan trik lipsync ketika bernyanyi (hanya menggerak-gerakkan bibir seolah bernyanyi padahal suara yang dipakai adalah suara orang lain).
Gloria dengan kecantikannya berhasil merayu Tony Dean sehingga trik lipsyncnya terbongkar. Para penonton tentu saja marah, akhirnya untuk meredakan amarah penonton, panitia lomba menyuruh grup musik Barry untuk tampil.

Ternyata penampilan Barry dan kawan-kawan benar-benar luar biasa, mereka bisa membuat penonton terhanyut dan ikut bergoyang disco. Serangga-serangga yang selama ini selalu menghina Barry dan siap untuk melempari Barry ternyata tidak tahan untuk ikut menari disco, bahkan para juri juga ikut bergoyang disco.

Dengan penampilannya yang hebat, seharusnya grup musik Barry yang menjadi juara tetapi Barry kembali kecewa karena yang menjadi juara adalah grup musik lain.
Ternyata Tony Dean yang sakit hati karena tipuan lipsyncnya dibongkar oleh grup musik Barry menyuap para juri agar tidak memenangkan Barry.

Dengan perasaan sangat kecewa, Barry dan kawan-kawan pulang ke kampung cacing. Tetapi biarpun kalah, Barry dan kawan-kawan disambut oleh masyarakat cacing dan dianggap sebagai pahlawan.
Ternyata selama ini Barry dan kawan-kawan adalah peserta lomba musik yang pertama dari binatang cacing. Apalagi mereka bisa mendapat sambutan meriah dari penonton.
Dan yang membuat Barry merasa sangat bahagia, ibunya sangat bangga kepada Barry sehingga merestui Barry untuk menjadi pemusik dan tidak memaksanya lagi menjadi pegawai kantoran.

Barry dan kawan-kawan kembali memainkan musiknya dan menghibur semua warga cacing, Superstar disco baru telah lahir, SUNSHINE BARRY AND THE DISCOWORM…

Opini saya tentang film ini :
Film ini berasal dari Denmark dan judul aslinya adalah : Disco Ormene. Saya salut pada para animatornya karena bisa membuat cacing, binatang yang bentuknya sangat sederhana bahkan menjijikkan menjadi tokoh kartun yang lucu.

Tapi yang penting adalah pesan moral dari film ini yaitu agar kita jangan mudah menyerah dalam menggapai cita-cita. Walaupun akhirnya gagal, tetapi jika kita berusaha dengan sungguh-sungguh dan tanpa dengan cara jahat tentunya, pasti akan membuahkan hasil, bahkan hasil itu bisa lebih memuaskan dari target yang kita cita-citakan.

Pada film ini dicontohkan Barry yang mati-matian mengejar cita-citanya menjadi juara lomba musik (bahkan sampai hampir benar-benar mati sebagai umpan ikan).
Pada akhirnya Barry memang gagal jadi juara tapi mendapat ganti yaitu menjadi superstar para cacing, hal itu tentu saja lebih hebat daripada sekedar menjadi juara lomba musik kan?

Saya jadi ingat cuplikan lirik lagu berjudul JANGAN MENYERAH yang dinyanyikan grup musik DMASIV :


Tetap jalani hidup ini, perlakukan yang terbaik
Tuhan pasti akan menunjukkan kebesaran dan kuasaNya
Bagi hambaNya yang sabar dan tak kenal putus asa…

Tuesday, July 6, 2010

TOY STORY 3

Genre : komedi
Sutradara : Lee Unkrich
Pemain : Tom Hanks,Tim Allen,Joan Cusack,Ned Beatty,Don Rickles,Michael Keaton,Wallace Shawn,John Ratzenberger,Estelle Harris,John Morris,Jodi Benson,Emily Hahn,Laurie Metcalf,Blake Clark
Produksi : Walt Disney Pictures
Studio : Pixar Animation Studios
Tanggal rilis : 18 Juni 2010
Durasi : 103 menit

Seperti film pendahulunya yaitu Toy Story 1 dan 2, film ini masih bercerita tentang boneka-boneka yang bisa hidup ketika tidak dilihat oleh manusia. Tokoh-tokohnya juga masih sama yaitu Woody si boneka cowboy Lucky Luke bersama teman-temannya yaitu Buzz boneka astronot, Jessie boneka koboi wanita, Rex boneka dinosaurus, suami istri boneka kentang Mr dan Mrs. Potatoes, Hamm boneka celengan babi, Slinky boneka anjing serta Squeeze si boneka alien kembar 3.

Yang membedakan adalah pemilik mereka yaitu Andy sudah bukan anak-anak lagi tetapi sudah berusia 17 tahun dan siap untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinngi yang terletak di kota lain.
Karena tidak mungkin membawa semua bonekanya, Andy hanya membawa boneka kesayangannya yaitu Woody sedangkan boneka-boneka lainnya dimasukkan ke dalam karung untuk dimasukkan ke gudang, ikut juga dimasukkan ke dalam karung boneka Barbie koleksi adik perempuan Andy.
Terjadi kesalah pahaman. Ibu Andy mengira karung berisi boneka-boneka itu akan dibuang Andy sehingga ia membuangnya ke tempat sampah.

Boneka teman-teman Woody tentu saja merasa sedih karena merasa sudah dibuang oleh Andy maka daripada hanya dibuang di tempat sampah, mereka berpindah ke truk yang mengangkut barang-barang yang akan disumbangkan ke panti asuhan Sunnyside Daycare. Karena rasa setia-kawannya, Woody mengikuti teman-temannya ke Sunnyside Daycare.

Sesampainya di Sunnyside Daycare, Woody dan kawan-kawan disambut dengan hangat oleh boneka-boneka penghuni Sunnyside Daycare yang dipimpin oleh Lotso si boneka beruang. Hal itu tentu saja membuat teman-teman Woody merasa betah di Sunnyside Daycare apalagi Barbie bertemu dengan pasangannya yaitu boneka Ken.

Woody sudah berusaha menjelaskan kepada teman-temannya bahwa Andy tidak bermaksud membuang mereka dan mengajak untuk kembali kepada Andy tetapi sia-sia karena teman-teman Woody merasa lebih bahagia di Sunnyside Daycare.
Akhirnya Woody sendirian kembali ke tempat Andy tetapi ketika sedang dalam perjalanan, Woody ditemukan oleh seorang anak perempuan bernama Bonnie kemudian Woody dijadikan salah satu koleksi boneka mainannya.

Ternyata perkiraan teman-teman Woody meleset. Sunnyside Daycare Dibagi 2 ruang yaitu Butterfly Room yang dihuni oleh anak-anak yang sayang kepada boneka sehingga memperlakukannya dengan lemah lembut dan Caterpillar Room yang dihuni oleh anak-anak yang lebih muda dan memperlakukan boneka mainannya dengan kasar.
Sialnya, teman-teman Woody ditempatkan di Caterpillar Room yang dihuni oleh anak-anak yang kasar kepada bonekanya.
Nasib Woody lebih beruntung, karena ia berada di rumah Bonnie yang memperlakukan bonekanya dengan baik.

Nasib teman-teman Woody lebih menyedihkan lagi karena Lotso akhirnya menampilkan sifat aslinya. Lotso bersama boneka-boneka lain yang lebih kuat yaitu boneka bayi raksasa dan Ken pasangan Barbie serta boneka-boneka kuat lainnya ternyata memperlakukan boneka-boneka lain yang lebih lemah dengan kejam.
Buzz yang meminta agar Lotso dirinya dan teman-temannya dipindah ke Butterfly Room malah ditangkap oleh Lotso dan anak buahnya.
Tidak hanya itu, Lotso bisa mengubah ingatan Buzz sehingga menjadi boneka yang kejam sehingga bisa menjadi salah satu anak buahnya. Kemudian dengan kekuatan dan ketangkasannya, Buzz menangkap teman-teman bonekanya lalu memasukkannya ke dalam penjara.

Karena rumah Bonnie berada di dekat Sunnyside Daycare dan di rumah Bonnie juga ada bekas teman Lotso yaitu Chuckles si boneka badut, Woody bisa mengetahui nasib teman-temannya yang menyedihkan.
Dari Chuckles, Woody juga bisa tahu bahwa Lotso bisa menjadi jahat karena ia merasa sakit hati akibat dibuang oleh pemiliknya seorang anak perempuan bernama Daisy dan akhirnya terdampar di Sunnyside Daycare.

Sementara itu di Sunnyside Daycare, dengan mata ajaib dari Mrs. Potatoes akhirnya teman-teman Woody tahu bahwa Andy sedang mencari mereka. Akhirnya mereka sadar bahwa Andy tidak bermaksud membuang mereka sehingga mereka berusaha melarikan diri untuk kembali ke tempat Andy tetapi selalu gagal karena penjagaan Lotso dan anak buahnya yang ketat.

Berkat bantuan Chatter si boneka telepon yang merupakan boneka paling tua di Sunnyside Daycare sehingga mengetahui seluk-beluk Sunnyside Daycare, Woody bisa membebaskan teman-temannya dengan menumpang truk pembuangan sampah. Tidak hanya itu, Woody juga berhasil mengembalikan ingatan Buzz sehingga bisa kembali menjadi teman mereka.
Lotso berusaha mengejar tetapi ia malah terbawa bersama Woody dan kawan-kawan di truk pembuangan sampah.

Tetapi bahaya kembali menghadang karena mereka terbawa ke tempat penghancuran sampah dan siap untuk dihancurkan. Lotso yang juga terbawa bersama mereka sebenarnya bisa mematikan tombol untuk mematikan mesin penghancur sampah tetapi ia malah berkhianat dan melarikan diri.
Woody dan teman-temannya bergandengan tangan dan pasrah saja untuk dihancurkan. Untungnya ternyata 3 boneka andy yaitu 3 alien kembar bisa membebaskan mereka dengan menciduknya dengan mesin pengambil sampah.
Akhirnya Woody dan teman-temannya bisa kembali ke tempat Andy.

Tetapi timbul masalah baru karena bagaimanapun juga Woody tetap akan berpisah dengan teman-temannya, Woody akan dibawa Andy ke tempat kuliahnya sedang teman-temannya disimpan di gudang rumah.
Akhirnya Woody menemukan ide cemerlang, Ia bersama-sama temannya masuk ke dalam sebuah kardus tetapi sebelumnya Woody menulis di kardus itu bahwa kardus itu akan disumbangkan kepada Bonnie.

Karena mengira tulisan di kardus itu ditulis oleh ibunya, Andy menyumbangkan boneka-bonekanya kepada Bonnie yang kebetulan adalah saudaranya.
Akhirnya Woody tetap bisa bersatu dengan teman-temannya di rumah Bonnie.

Opini saya tentang film ini :
Film ini asyik juga, tidak kalah dengan film pendahulunya yaitu Toy Story 1 dan 2. Gambar 3D nya indah dan realistis, maklum buatan Pixar. Selain itu ceritanya juga tidak hanya seru dan lucu tetapi juga diselingi adegan mengharukan yang benar-benar menyentuh perasaan.
Tidak heran film ini bisa jadi box office.