anim-button
Untuk film non animasi saya bahas di blog tersendiri, Silahkan klik button ini :

Monday, September 13, 2010

THINKER BELL 3 : GREAT FAIRY RESCUE

Genre : fantasi
Sutradara : Bradley Raymond
Pengisi suara : Mae Whitman,Michael Sheen,Kristin Chenoweth,Pamela Adlon,Lucy Liu, Jesse McCartney,Raven-Symoné, Jeff Bennett,Rob Paulsen,Faith Prince,Lauren Mote,Angela Bartys
Produksi : Walt Disney
Tanggal rilis : 21 September 2010

Cerita film ini masih berhubungan dengan film pendahulunya yaitu Tinker Bell 1 tetapi dengan Tinker Bell 2 malah tidak ada hubungannya sama sekali.
Pada Tinker Bell 1 diceritakan bahwa peri jenis pengrajin (tinker) termasuk Tinker Bell tidak diijinkan datang ke tempat manusia atau para peri menyebutnya Mainland. Tetapi karena Tinker Bell sudah berjasa besar, maka Ratu Peri mengijinkan peri jenis Tinker ikut ke Mainland bersama peri-peri jenis lainnya.

Pada Tinker Bell 3 ini dijelaskan mengapa peri jenis tinker tidak bisa ikut ke Mainland, hal itu karena peri jenis tinker yang tugasnya memang membuat alat-alat untuk peri jenis lain pasti tidak bisa menahan rasa tertariknya dengan alat-alat buatan manusia dan selalu berusaha menyelidikinya.

Demikian juga ketika Tinker Bell dan Peri Vidia sedang berjalan-jalan di Mainland kemudian bertemu dengan manusia bernama Dr. Griffiths yang sedang mengendarai mobilnya. Naluri Tinker Bell sebagai peri jenis tinker membuatnya langsung tertarik dengan mobil Dr. Griffiths dan berusaha mendekatinya untuk menyelidiki cara kerjanya. Vidia sudah berusaha melarang Tinker Bell karena bisa ketahuan oleh Dr. Griffiths (menurut peraturan, para peri dilarang untuk menampakkan diri pada manusia) tetapi Tinker Bell tetap nekad..

Celakanya, anak Dr. Griffiths yaitu seorang gadis kecil berusia 8 tahun bernama Lizzy sangat terobsesi dengan peri. Lizzy percaya bahwa peri itu ada sehingga ia membuat rumah kecil untuk ditempati peri.
Cerita selanjutnya bisa ditebak, Tinker Bell tertarik dengan rumah kecil buatan Lizzy dan masuk ke dalamnya. Celakanya pintu rumah kecil itu macet sehingga Tinker Bell tidak bisa keluar, bertepatan dengan itu Lizzy datang sehingga ia bisa melihat Tinker Bell kemudian membawa pulang ke rumahnya.
Untungnya Vidia bisa melarikan diri dan kembali ke markas para peri untuk mengajak peri-peri lainnya membebaskan Tinker Bell dari manusia yang menangkapnya.

Pada waktu itu hujan turun dengan lebatnya sehingga para peri tidak bisa terbang karena sayapnya basah, berjalan kaki juga tidak mungkin karena tanah tergenang air yang cukup dalam untuk menenggelamkan peri yang hanya setinggi apel itu.
Untungnya ada 2 peri Tinker yaitu Clank dan Bobble sehingga mereka bisa membuat kapal yang bisa digunakan para peri untuk pergi ke rumah Lizzy dan membebaskan Tinker Bell.

Sementara itu, Lizzy sudah sampai di rumah dan akan menunjukkan Tinker Bell kepada ayahnya tetapi untung Lizzy membatalkan niatnya itu karena melihat ayahnya yaitu Dr. Griffiths yang ahli biologi itu suka mengawetkan kupu-kupu. Lizzy tidak tega jika Tinker Bell dibunuh kemudian diawetkan seperti kupu-kupu.

Perkembangan berikutnya ternyata menyenangkan karena Lizzy dan Tinker Bell bisa akrab dan bersahabat. Memang ada sedikit halangan berkomunikasi karena walaupun bahasa manusia dan peri sama tetapi manusia tidak bisa mendengar suara peri, jika peri berbicara suaranya hanya seperti dentingan lonceng bagi manusia, tetapi hal itu tidak menjadi masalah karena Tinker Bell bisa bicara dengan bahasa isyarat.
Lizzy sebenarnya mengijinkan Tinker Bell untuk pulang ke markas peri tetapi karena hujan lebat masih belum reda, Tinker Bell untuk sementara berteduh di rumah Lizzy.

Tinker Bell dan Lizzy bermain bersama. Tinker Bell menceritakan kehidupan para peri kemudian Lizzy mencatatnya di sebuah buku. Tidak hanya itu, Tinker Bell memberikan serbuk ajaibnya kepada Lizzy sehingga Lizzy bisa terbang seperti peri.
Betapa bahagianya Lizzy waktu itu.

Tetapi lagi-lagi sifat pemarah dan ceroboh Tinker Bell membawa masalah. Pada waktu itu Lizzy menunjukkan buku tentang peri yang dibuatnya bersama Tinker Bell pada Dr. Griffiths. Sebagai ilmuwan, Dr. Griffiths tentu saja tidak percaya pada tulisan Lizzy tentang peri bahkan Dr. Griffiths menuduh Lizzy telah berhalusinasi.
Mendengar sahabatnya dimarahi, Tinker Bell terbawa emosi, tanpa sadar ia menampakkan diri pada Dr. Griffiths kemudian membela Lizzy.
Sekarang ada satu lagi manusia telah melihat peri yaitu Dr. Griffiths.

Pemikiran Dr. Griffiths sebagai ilmuwan tentu saja berbeda dengan Lizzy si gadis kecil. Wujud Tinker Bell yang aneh itu tentu saja merupakan bahan penelitian yang menarik bagi Dr. Griffiths, jika dipublikasikan pasti nama Dr. Griffiths akan sangat terkenal sebagai penemu peri.
Diam-diam Dr. Griffiths menyiapkan tabung untuk menangkap Tinker Bell tetapi pada saat itu teman-teman peri Tinker Bell sudah sampai di rumah Dr. Griffith dan melihat Dr. Griffiths akan menangkap Tinker Bell.
Vidia mendorong Tinker Bell sehingga lolos dari tangkapan Dr. Griffiths tetapi akibatnya Vidia yang tertangkap dan dimasukkan dalam tabung kaca.
Dr. Griffiths kemudian membawa Vidia ke museum di London dengan naik mobil.
Lizzy, tinker Bell dan teman-teman perinya tentu saja tidak tinggal diam. Para peri memberi serbuk ajaib kepada Lizzy sehingga bisa terbang kemudian bersama-sama terbang mengejar Dr. Griffiths.

Dengan terbang, Dr. Griffiths memang terkejar bahkan Tinker Bell dengan keahliannya sebagai peri tinker bisa merusak mobil Dr. Griffiths sehingga mogok. Tetapi terlambat, Dr. Griffiths sudah sampai di pintu museum dan siap menyiarkan hasil penemuannya tentang peri.
Tapi untunglah Lizzy dan para peri bisa membujuk Dr. Griffiths agar tidak memberitahukan keberadaan peri pada manusia. Dr. Griffiths akhirnya luluh hatinya dan membebaskan Vidia kemudian bersama-sama pulang ke rumah.

Akhirnya Dr. Griffiths dan Lizzy sepakat untuk tetap merahasiakan keberadaan peri pada manusia lain, maka terjalinlah persahabatan pertama antara manusia dan peri.

Opini saya tentang film ini :
Menurut saya film ini lebih mantap dari film pendahulunya yaitu tinker Bell 1 dan 2 (sinopsisnya juga sudah saya buat di blog ini).
Gambar 3D nya cukup indah dan realistic ditunjang dengan musiknya yang juga indah dan sangat sesuai dengan jalan cerita sehingga terasa tidak hanya mata yang dimanjakan oleh film ini tetapi juga telinga.
Baca selengkapnya..

Thursday, September 2, 2010

THE ANT BULLY

Genre : Komedi Fantasi
Sutradara : John A. Davis John A. Davis
Pengisi suara : Zach Tyler Eisen, Julia Roberts,Nicolas Cage,Meryl Streep,Paul Giamatti ,Regina King ,Bruce Campbell,Lily Tomlin
Studio : Legendary Pictures,DNA Productions,Playtone
Distributor : Warner Bros
Durasi : 89 menit
Tanggal rilis : 28 Juli 2006

Lucas Nikel adalah seorang anak berusia 10 tahun yang sangat kesepian. Apalagi ketika kedua orang tuanya pergi berlibur ke Puerto Vallarta untuk merayakan ulang tahun perkawinannya.
Di rumah memang ada kakak perempuan Lucas yang bernama Tiffany Nikel dan nenek Lucas yang biasa dipanggil Mommo. Tetapi mereka berdua kurang memperhatikan Lucas karena Tiffany sibuk dengan handphonenya sedangkan Mommo juga sibuk dengan hal-hal yang berhubungan dengan UFO dan Alien.



Untuk menghilangkan rasa kesepiannya, Lucas mencoba bergaul dengan teman-teman sebayanya tetapi hal itu juga gagal. Tubuh Lucas yang kecil membuat Lucas sering diganggu oleh temannya yang berbadan besar bernama Mullet Boy.
Mullet Boy sering menghina Lucas dengan ucapan “I am big and you are small” (saya besar dan kamu kecil). Anak-anak lain tidak ada yang berani membela Lucas karena takut dengan badan Mullet Boy yang besar.

Lucas melampiaskan kekesalannya pada Mullet Boy dengan mengganggu semut-semut yang bersarang di halaman rumahnya. Lucas sering menembak sarang semut itu dengan pistol air bahkan menyemprotnya dengan selang air sambil berkata “I am big and you are small”. Hal itu tentu saja sangat menganggu para semut sehingga mereka menjuluki Lucas sebagai The Destroyer (Si Penghancur).
Tetapi Lucas tidak menyadarinya bahkan Lucas sudah mengontrak seorang pembasmi serangga bernama Stan Beals untuk menyemprot pestisida di halaman rumah Lucas.

Para semut merasa jengkel dengan ulah Lucas tetapi mereka sadar bahwa tidak mungkin melawan Lucas. Akhirnya seorang ahli sihir para semut yang bernama Zoc mendapat ide cemerlang untuk mengalahkan Lucas.
Zoc berhasil membuat ramuan yang bisa mengkerutkan tubuh manusia menjadi sekecil semut dan Zoc juga berhasil memasukkan ramuan itu ke tubuh Lucas melalui telinganya ketika Lucas sedang tidur.
Setelah tubuh Lucas mengecil menjadi seukuran semut, Zoc dan teman-temannya segera membawa Lucas ke sarang semut.

Di sarang semut, Lucas dihadapkan ke pengadilan semut yang dipimpin oleh ratu semut. Para semut menuntut agar Lucas dihukum mati tetapi untung Sang Ratu Semut masih mempunyai belas kasih, Lucas tidak dihukum mati tetapi diharuskan menjalani kerja paksa di dunia semut.
Lucas akan dibebaskan jika ia sudah bisa bekerja seperti semut sehingga bisa memahami betapa sulitnya menjadi semut. Ratu Semut menunjuk istri Zoc yang bernama Hova untuk melatih Lucas agar bisa bekerja seperti semut.

Lucas tentu saja sangat kesulitan untuk bekerja seperti semut biarpun sudah didampingi oleh Hova karena struktur tubuhnya sebagai manusia sangat berbeda dengan tubuh semut yang berkaki 6 dan bisa merayap di tembok.
Tetapi akhirnya Lucas bisa menarik simpati para semut dan dianggap pahlawan ketika sarang semut diserang oleh para tawon pemangsa semut. Lucas berhasil meledakkan sebuah mercon sehingga para tawon pemangsa semut terbang ketakutan.

Sekarang semua semut bersimpati kepada Lucas tetapi sayangnya ada seekor semut yang masih benci kepada Lucas yaitu Zoc si ahli sihir. Zoc masih menganggap Lucas sebagai musuh karena sempat melihat Lucas lari meninggalkan Hova ketika Hova tertangkap oleh seekor tawon pemangsa semut. Setelah itu Lucas memang berhasil meledakkan mercon yang membuat para tawon pemangsa semut lari ketakutan tetapi Zoc tetap benci kepada Lucas.
Tetapi untunglah kebencian Zoc kepada Lucas bisa hilang karena melihat betapa gigihnya Lucas belajar menjadi semut termasuk belajar merayap di tembok. Bahkan Zoc yang membebaskan Lucas ketika Lucas ditelan oleh seekor kodok.

Lucas sudah diterima oleh para semut tetapi Lucas ingat bahwa ia pernah mengontrak Stan Beals si pembasmi serangga untuk menyemprotkan pestisida yang bisa membunuh semua serangga di halaman rumahnya termasuk para semut sahabatnya.
Lucas sudah berusaha mengajak beberapa sahabat semutnya masuk ke rumah Lucas kemudian Lucas dengan susah payah menelepon Stan Beals untuk membatalkan kontrak pembasmian serangga. Tetapi hal itu gagal karena Lucas salah menelepon penjual pizza.

Akibatnya keesokan paginya Stan Beals datang dengan peralatan penyemprot pestisidanya dan siap membunuh para serangga. Pada awalnya para semut gembira karena Stan Beals datang dengan mobil yang dihiasi boneka semut raksasa. Para semut mengira boneka semut raksasa itu adalah nenek moyang para semut.
Para semut memang percaya bahwa suatu ketika nenek moyang para semut akan datang dan membawa kemakmuran bagi para semut.

Tetapi Lucas berhasil membenarkan kesalah pahaman para semut. Akibatnya para semut panik dan siap menghukum mati Lucas karena Lucas yang memanggil Stan Beals si pembasmi serangga.
Untunglah Lucas bisa dibebaskan setelah menemukan ide cemerlang untuk mengalahkan Stan Beals. Lucas menyarankan agar Zoc menggunakan ramuan pengkerutnya untuk mengkerutkan tubuh Stan Beals. Hal itu tentu saja sangat sulit bahkan mustahil karena para semut tidak mungkin memasukkan ramuan Zoc ke telinga Stan Beals yang tingginya ribuan kali tinggi tubuh semut itu.

Akhirnya Lucas menemukan ide cemerlang lagi tetapi sangat berbahaya yaitu dengan minta bantuan tawon pemangsa semut yang bisa terbang.
Lucas dan Zoc datang ke sarang tawon pemangsa semut dan menawarkan kerjasama. Pada awalnya para tawon pemangsa semut menolak tawaran kerjasama itu bahkan berniat memakan Zoc dan Lucas.
Tetapi untungnya pada saat itu salah satu tawon pemangsa serangga tewas terkena semprotan pestisida Stan Beals sehingga membuat para tawon pemangsa semut setuju dengan tawaran Zoc dan Lucas.


Lucas dan para semut naik tawon pemangsa semut dengan membawa penyemprot ramuan Zoc kemudian terbang ke telinga Stan Beals.
Tetapi sangat sulit untuk memasukkan ramuan Zoc ke telinga Stan Beals karena Stan Beals terus menyemprotkan pestisidanya ke arah para serangga sehingga banyak yang tewas. Lebih gawat lagi, Stan Beals memakai penutup telinga.

Tetapi untunglah sahabat Lucas yaitu 2 ekor kumbang berhasil masuk ke celana Stan Beals kemudian dengan sengatnya berhasil menyuntikkan ramuan Zoc  ke tubuh Stan Beals. Akibatnya tubuh Stan Beals mengkerut menjadi sebesar anak-anak berumur 10 tahun dan tidak lagi kuat mengangkat alat penyemprot pestisida.
Apalagi para tawon menyerang Stan Beals dengan sengatannya sehingga Stan Beals lari ketakutan.

Lucas kembali menjadi pahlawan sehingga membuat Ratu Semut merasa hukumannya untuk Lucas selesai. Zoc memberi ramuan lagi kepada Lucas sehingga tubuh Lucas bisa kembali membesar menjadi berukuran manusia normal.

Biarpun sudah menjadi manusia normal, Lucas tetap tidak melupakan sahabatnya para semut, Lucas sering memberikan permennya kepada para semut. Tidak hanya itu, Lucas juga bisa membebaskan anak-anak lainnya dari penindasan Mullet Boy si tubuh besar.

Pada awalnya anak-anak takut dengan tubuh Mullet Boy yang besar apalagi Mullet Boy mengeluarkan slogan ancamannya yaitu “I am big and you are small”.
Tetapi Lucas bisa membuat slogan tandingan yang bisa membakar semangat anak-anak lain yaitu : “Yes, I am small and we are small but together we are big” (saya memang kecil, kami semua juga kecil tetapi jika bersama-sama kami bisa besar).

Para anak-anak terbakar semangatnya sehingga sepakat mengeroyok Mullet Boy yang selama ini menindasnya, akibatnya Mullet Boy lari ketakutan dan tidak lagi berani mengganggu anak-anak lainnya.

Opini saya tentang film ini :
Dari sinopsis yang sudah saya ceritakan sudah terlihat bahwa cerita film ini seru kan? Gambar 3D nya juga cukup bagus karena menggunakan teknologi animasi IMAX 3D yang juga digunakan pada film Polar Express, Monster vs Aliens, Avatar dan Toy Story 3.
Tetapi di pasaran film ini dinilai kurang sukses karena dari biaya pembuatannya yang mencapai 50 juta dolar amerika, film ini hanya menghasilkan pemasukan kotor sebesar 55 juta dolar amerika. Mungkin hal itu karena di pasaran sudah ada film animasi dengan tema semut juga yaitu ANTZ dan A Bug's Life
Baca selengkapnya..